Minggu 23 Juni 2019, 10:45 WIB

Bisnis E-Commerce Malaysia Lirik Indonesia

Eni Kartinah | Ekonomi
Bisnis E-Commerce Malaysia Lirik Indonesia

MI/Eni Kartinah
Seorang konsumen menunjukkan fitur aplikasi berbelanja online MY Smart Shopper.

 

BISNIS e-commerce yang tumbuh pesat di Indonesia dilirik banyak perusahaan dari sejumlah negara. Setelah Singapura masuk era belanja ritel digital di Indonesia, kini Malaysia juga menyodorkan produknya dengan MY Smart Shopper. Di Indonesia, bekerja sama dengan PT Inovatif Sinergi Internasional meluncurkan fitur baru MY Smart Shopper ID Offline. Sebelumnya telah diluncurkan fitur online.  

Dato Lawrence Teo, Founder & Managing Director Isynergy International Sdn bhd, saat launching My Smart Shopper ID Offline di Jakarta, Sabtu (22/6) kepada wartawan mengatakan bahwa seiring dengan peluncuran MY Smart Shopper ID, ia berharap pertumbuhan jumlah merchant berkembang pesat seiring dengan pertumbuhan basis mitra afiliasi.

Awalnya, My Smart Shopper berfokus pada transaksi online dengan berbagai merchant dari perusahaan-perusahaan ecommerce ternama. Kini merambah offline agar masyarakat Indonesia mudah berbelanja. Di tempat yang sama Will Ong, CEO PT Inovatif Sinergi International berharap bisnis afiliasi lahir sebagai gebrakan dari bisnis periklanan konvensional berbiaya tinggi.

"Hasil yang terukur dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi," kata Will Ong.

Bahkan Will menyebutkan kehadiran bisnisnya di Indonesia juga mengusung Afiliate Junction, sebuah bisnis afiliasi Isynergy Group Limited, bisnis pemasaran jaringan afiliasi terkemuka di Asia berpusat di Malaysia. Sebab Indonesia dipandang sebagai pasar e-commerce menjanjikan.

baca juga: Presiden Jokowi Bertemu PM Singapura Bahas Leaders' Retreat

Hingga saat ini Indonesia menjadi pasar besar bisnis e-commerce. Bisnis ini diyakini terus tumbuh pesat di Tanah Air. Hal itu juga ditunjang Indonesia adalah negara dengan pengguna internet terbesar ketiga di dunia, setelah Tiongkok dan India. Potensi pasar e-commerce di Indonesia akan terus tumbuh mencapai US$20 miliar pada  2020. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More