Sabtu 22 Juni 2019, 07:40 WIB

Cumi-Cumi Hidup dalam Kondisi O2 Minim

mediaindonesia | Teknologi
 Cumi-Cumi Hidup dalam Kondisi O2 Minim

SCIENCEDAILY
Cumi-cumi

CUMI-cumi ternyata hidup di tepi keterbatasan oksigen di lingkungan mereka. Begitu hasil penelitian yang diungkapkan Dr Blake Spady dari Pusat Keunggulan ARC untuk Studi Terumbu Karang (Coral CoE) di Universitas James Cook (JCU) baru-baru ini.

Cumi-cumi diperkirakan memiliki kandungan karbon dioksida (CO2) yang buruk di dalam air, yang membuat mereka lebih asam.

Dr Spady mengatakan darah mereka sangat sensitif terhadap perubahan keasaman. Karena itu, ia dan tim memperkirakan pengasaman laut di masa depan akan berdampak negatif pada mereka. Akan tetapi, ketika tim peneliti menguji cumi-cumi kerdil dan cumi-cumi karang sirip besar di akuarium penelitian JCU dengan tingkat CO2 tinggi yang diproyeksikan untuk akhir abad ini, para peneliti terkejut.

Ternyata kedua spesies cumi-cumi tropis itu tidak terpengaruh oleh tingkat CO2 pada akhir abad nanti yang diproyeksikan tertinggi.

"Kami berpikir cumi-cumi memiliki kapasitas tinggi untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan karena rentang hidupnya yang pendek, laju pertumbuhan yang cepat, populasi yang besar, dan laju peningkatan populasi yang tinggi," kata Dr Spady. Ia menilai penelitian tersebut penting karena memberikan pemahaman yang lebih baik tentang ekosistem di masa depan dalam kondisi CO2 meningkat. (Sciencedaily/Rkp/L-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More