Kamis 20 Juni 2019, 21:00 WIB

Sistem Zonasi PPDB 2019 Direvisi, Kuota Jalur Prestasi Ditambah

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Sistem Zonasi PPDB 2019 Direvisi, Kuota Jalur Prestasi Ditambah

MI/Rommy
Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi

 

MENYAMBUT usulan Presiden Joko Widodo tentang evaluasi zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy merevisi Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB dengan memperluas jalur prestasi dari 5% menjadi 5-15%.

"Ya, revisi Permendikbud No 51 Tahun 2018 telah ditandatangani Bapak Mendikbud khususnya jalur prestasi ditingkatkan menjadi 15% sehingga jalur zonasi menjadi 80% dan jalur perpindahan tetap 5%," kata Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi, kepada wartawan di Kemendikbud Jakarta, Kamis (20/6) malam.

Menurut Didik, Mendikbud sekembalinya dari luar negeri sore ini langsung menggelar rapat pimpinan (rapim) para pejabat Kemendikbud termasuk Inspektorat Jenderal membahas masalah zonasi PPDB yang muncul di beberapa daerah.

"Jadi jalur prestasi diperluas guna menampung aspirasi masyarakat khususnya para orang tua di beberapa daerah yang meminta diperluas jalur prestasi ini," ujar Didik.

Dia menambahkan, revisi Permendikbud 51/2018 ini telah dilaporkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan diupayakan dapat berlaku segera.


Baca juga: Adik Mendikbud Ikhlas Anaknya tak Masuk Sekolah Negeri


"Pak Menteri sudah berkomunikasi langsung dengan Menkumham. Jadi revisi ini dapat dilaksanakan dalam satu hari, sehingga Jumat esok revisi ini dapat berlaku. Kami akan segera keluarkan surat edaran ke daerah daerah," tandasnya.

Senada, Irjen Kemendikbud, Muchlis R Luddin, mengutarakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo dan mengumpulkan semua pejabat Kemendikbud terkait PPDB.

"Semoga dengan penambahan jalur prestasi ini dapat menampung aspirasi masyarakat khususnya bagi daerah yang bermasalah di jalur ini sedangkan daerah lain yang sudah menjalankan tidak masalah lagi," ujarnya.

Dia menambahkan, pemantauan tim Irjen Kemendikbud di Surabaya dan Depok juga daerah lain akibat aspirasi para orangtua yang masih memburu sekolah favorit yang sejatinya dalam sistem zonasi PPDB diharapkan para orangtua tidak lagi mengejar sekolah favorit itu.

Sedangkan pemantauan di Tangerang sudah teratasi karena adanya kesalahpahaman orangtua dalam memahami pelaksanaan PPDB. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More