Kamis 20 Juni 2019, 20:04 WIB

Ekonom Puji Langkah BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

Nur Aivanni | Ekonomi
Ekonom Puji Langkah BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

MI/MOHAMAD IRFAN
Ryan Kiryanto

 

KEPALA Ekonom BNI Ryan Kiryanto menilai langkah Bank Indonesia (BI) yang tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 6% sudah tepat. Begitu pula, dengan kebijakan BI yang tetap mempertahankan tingkat suku bunga deposit facility dan bunga lending facility di level 5,25% dan 6,75%.

"Keputusan ini kami nilai sudah tepat terutama dengan mempertimbangkan faktor ketidakpastian eksternal yang masih tinggi serta tekanan terhadap defisit transaksi berjalan (CAD) yang masih berpotensi melebar mendekati kisaran 3% terhadap PDB dengan potensi juga bisa mempengaruhi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) karena masih lemahnya ekspor," ujar Ryan dalam pernyataan resminya, Kamis (20/6).

Ia juga mengapresiasi langkah BI yang memberikan ruang relaksasi di sisi kebijakan makroprudensial dengan cara menurunkan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) untuk bank konvensional dan bank syariah dengan tujuan melonggarkan pengetatan likuiditas.

Baca juga: Pemerintah Berencana Kurangi Pajak Perusahaan jadi 20%

"Sinyal ini cukup efektif untuk memberi ruang gerak bagi bank dalam mengelola likuiditasnya tanpa harus menaikkan biaya dana sehingga menghindarkan terjadinya perang bunga DPK (dana pihak ketiga)," katanya.

Pelonggaran tersebut, sambungnya, juga memberikan ruang lebih nyaman bagi bank dalam melakukan ekspansi kredit tanpa terkendala oleh loan deposit to ratio (LDR) atau rasio kredit terhadap DPK yang tinggi karena LDR pascarelaksasi GWM menjadi lebih rendah.

"Permintaan kredit di kuartal-kuartal berikutnya akan terdorong karena bank tidak harus menaikkan bunga kredit lantaran biaya dana tidak berubah. Jadi untuk RDG kali ini, BI lebih mengutamakan jalur kebijakan makroprudensial daripada jalur suku bunga. Dan ini tepat di tengah kondisi perekonomian global dan domestik yang berpotensi melambat," paparnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan bahwa pihaknya menerima langkah yang diambil oleh BI dengan tetap mempertahankan suku bunga acuannya. "BI itu adalah independen. Dia melakukan assessment dengan melihat kondisi keuangan terkini baik nasional dan internasional. Kalau keputusannya, kita terima," pungkasnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/6). (OL-8)

Baca Juga

Antara/Mohammad Ayudha

Ekonom Sarankan Perluasan Pemberian Insentif

👤M Ilham Ramadhan 🕔Senin 06 April 2020, 09:40 WIB
Usaha memberikan bantuan kepada yang karyawan yang terkena PHK juga perlu dilakukan oleh pemerintah daerah agar dampaknya bisa lebih...
Dok. Kementan

Stok Kebutuhan Pokok Aman Kementan Awasi Distribusi

👤Media Indonesia 🕔Senin 06 April 2020, 09:30 WIB
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan sebelas bahan pokok untuk kebutuhan bulan puasa dan lebaran 2020 dalam kondisi aman dan...
MI/Bary Fathahilah

AXA Mandiri Beri Tanggungan Tenaga Medis Hingga Rp 1 Triliun

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 06 April 2020, 09:26 WIB
Mengingat, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya