Kamis 20 Juni 2019, 19:50 WIB

Harga Tiket Pesawat LCC Domestik Diturunkan

Nur Aivanni | Ekonomi
Harga Tiket Pesawat LCC Domestik Diturunkan

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Pemerintah turunkan tarif penerbangan LCC.

 

PEMERINTAH memutuskan untuk menurunkan harga tiket penerbangan Low Cost Carrier (LCC) domestik. Demikian hasil rapat koordinasi dari evaluasi kebijakan penurunan tiket angkutan udara yang digelar oleh Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

"Itu telah diambil kesimpulan dan merumuskan kebijakan penurunan harga tiket penerbangan dari LCC, yang levelnya bukan LCC silakan saja," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/6).

Namun, ujar Darmin, penurunan harga tiket penerbangan LCC domestik hanya akan dilakukan untuk jadwal penerbangan tertentu saja. Terkait berapa penurunan tarif dan jadwal penerbangan mana saja, Darmin belum bisa menyampaikannya lebih lanjut.

"Berapa Pak turunnya? Tunggu saja. Berapa lama? Seminggu dari sekarang akan disampaikan oleh masing-masing (maskapai) penerbangan. (Jadwal) Penerbangan jam berapa? Nanti akan diumumkan oleh masing-masing maskapai untuk LCC domestik," tuturnya.

Baca juga: Penurunan Tarif tiket LCC Domestik Efektif dalam Satu Minggu

Penurunan harga tiket penerbangan LCC domestik dilakukan sebagai respons atas harapan masyarakat yang menginginkan harga tiket pesawat lebih terjangkau. Kebijakan tersebut, tegas Darmin, akan berlaku efektif dalam satu minggu ke depan.

Di sisi lain, untuk menjaga keberlangsungan industri penerbangan, seluruh pihak baik maskapai udara, pengelola bandara dan penyedia bahan bakar penerbangan berkomitmen sama-sama menurunkan biaya yang terkait dengan operasi penerbangan.

Lebih lanjut, pihaknya pun tengah menyiapkan kebijakan pemberian insentif fiskal untuk membantu efisiensi biaya di maskapai. Hal itu menyangkut jasa persewaan, perawatan dan perbaikan pesawat udara, jasa persewaan pesawat udara dari luar daerah pabean serta impor dan penyerahan atas pesawat udara dan suku cadangnya.

Turut hadir dalam rakor tersebut antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Staf Khusus Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol, Direktur Utama PT Lion Air Group Rudy Limengkewas, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, serta Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More