Kamis 20 Juni 2019, 11:30 WIB

Ternyata, Banyak Perempuan Tidak Tahu Alkohol Picu Kanker

Thalatie K Yani | Weekend
Ternyata, Banyak Perempuan Tidak Tahu Alkohol Picu Kanker

dok. AFP
Ilustrasi perempuan yang mengonsumsi minuman beralkohol.

Empat dari lima perempuan tidak sadar mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko akan kanker payudara. Berdasarkan sebuah riset yang dilakukan University of Southampton mengungkapkan kebanyakan perempuan yang mereka survei di klinik tidak mengetahui kaitan antara alkohol dan resiko tersebut.

Hanya 20% perempuan yang tahu alkohol menjadi salah satu faktor penyebab kanker. Bahkan dua pertiga dari mereka mengaku mengonsumsi alkohol secara berkala.

Survei yang dilakukan kepada 238 perempuan ini melibatkan proses diagnosis kanker payudara. Termasuk 103 perempuan yang hadir di klinik kanker payucara untuk berbicara tentang gejala mereka, 102 perempuan menjalani pemeriksaan, dan 33 staf klinik tersebut.

Sekitar 16% dari perempuan yang melakukan pemeriksaan dan 23% dari perempuan di klinik tersebut tahu alkohol menjadi penyebab kanker. Hanya 52% dari staf yang menyadari hubungan antara keduanya.

Para peneliti mengingatkan minuman keras merupakan 5%-11% penyebab kanker payudara. Sekitar 55ribu kasus penyakit ini yang didiagnosis di Inggris atau sekitar 15% dari semua kasus kanker. Di Amerika angkanya mencapai 270ribu kasus.

Pusat penelitian kanker di Inggris menyatakan jika 1.000 perempuan 3-6 unit atau setara minum 1-2 gelas anggur dalam sehari, kemungkinan akan ada tambahan 27 kasus kanker.

Alkohol dapat meningkatkan resiko kanker payudara karea meningkatkan hormon yang mempercepat pertumbuhan tumor. Atau melepaskan bahan kimia yang merusak DNA.

"Lebih dari 20% perempuan dalam rentang usia 45-64 tahun dilaporkan minum lebih dari 14 unit per minggu," ujar Profesor Julia Sinclair yang memimpin penelitian ini.

"Banyak intervensi yang dilakukan untuk mengurangi konsumsi (alkohol) dapat memberikan pengaruh yang signifikan pada penurunan penderita kanker payudara. Termasuk membantu mengatasi efek samping dari terapi dan meningkatkan jumlah penyintas," lanjutnya. (Dailymail/M-3)

Baca juga : Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Meningkat Nafsu Makan Ikan

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More