Rabu 19 Juni 2019, 15:05 WIB

Polisi Tetapkan Pelaku Seks Live di Tasikmalaya Jadi Tersangka

Kristiadi | Nusantara
Polisi Tetapkan Pelaku Seks Live di Tasikmalaya Jadi Tersangka

Ilustrasi - Medcom.id. (Kristiadi)
Pelaku Seks Live di Tasikmalaya

 

POLRES Tasikmalaya Kota menangkap pasangan suami istri berinisial EK, 25, dan LI, 24, warga Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya yang sebelumnya melarikan diri ke perkebunan.

Keduanya pun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus melayani dan mempertontonkan adegan seks live berbayar kepada anak-anak di bawah umur. Hubungan seks berbayar yang dilakukan oleh pasutri tersebut berlangsu di dalam kamar. Mereka memungut pembayaran berupa uang sebesar Rp5.000, kopi, mie instant dan rokok sebelum mempertontonkan kepada anak di bawah umur, termasuk anaknya sendiri.
 
"Pasangan suami istri yang melakukan adegan seks live tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya adalah duda dan janda yang telah menikah beberapa tahun lalu. Pihak perempuan telah memiliki anak satu yang ikut menyaksikan adegan ibunya dari jendela rumah bersama anak-anak lainnya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro, Rabu (19/6).

Baca juga: Polisi Gerebek Keuskupan Terkait Skandal Seks

Dadang menyampaikan adegan seks berbayar yang dilakukannya oleh pasangan suami istri tersebut melibatkan anak kandungnya yang berusia 12 tahun. Namun pelaku belum mengaku jika anaknya ikut menonton adegan tersebut.

"Saat ini pemeriksaan masih terus dilakukan meskipun dari keterangan pelapor, anaknya ikut menonton, tapi dari para pelaku belum ngaku, masih kita perdalam kasusnya," ujarnya.

Menurutnya, adegan seks berbayar yang ditonton anak-anak di bawah umur tersebut dilakukan pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB pada bulan Ramadan 2019. Kini kedua pelaku ditahan untuk diperiksa lebih lanjut, berikut para saksi lainnya.

"Kedua tersangka dituntut hukuman penjara 10 tahun dan dijerat Pasal 36 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Sedangkan, hukuman tersebut sesuai keterangan para saksi dan olah TKP. Keduanya tak bisa mengelak perbuatan yang telah mengajak anak-anak untuk menonton hubungan badan secara langsung," tuturnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More