Selasa 18 Juni 2019, 22:20 WIB

679 Lulusan Program Darmasiswa Jadi Duta Budaya Indonesia

Syarief Oebaidillah | Humaniora
679 Lulusan Program Darmasiswa Jadi Duta Budaya Indonesia

Ist
Pembekalan kepulangan peserta program Darmasiswa 2018/2019 oileh Suharti, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kemendikbud

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan memberikan pembekalan kepada 679 lulusan program Darmasiswa Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berasal dari 82 negara sahabat.

Alumni program ini akan menjadi duta budaya Indonesia di luar negeri, khususnya di negara asal peserta.

Hal itu dikemukakan Suharti, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kemendikbud, saat membuka pembekalan kepulangan peserta program Darmasiswa 2018/2019, di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (17/6).

"Tahun ajaran ini, ada 679 peserta Darmasiswa dari 82 negara. Mereka menjadi modal besar bagi kita menjadi duta-duta budaya Indonesia di luar negeri," ujar Suharti.

Para peserta, lanjut Suharti, menunjukkan perkembangan positif dalam pembelajaran seni budaya Indonesia.

"Saat membuka Darmasiswa tahun ini, saya harus berbahasa Inggris karena mayoritas peserta belum bisa berbahasa Indonesia, sekarang tentunya para peserta sudah bisa berbahasa Indonesia bahkan sudah bisa menampilkan karya Indonesia, seperti menyajikan karya Chairil Anwar," cetusnya dalam keterangannya yang diterima hari ini.

Darmasiswa merupakan program pemberian beasiswa non-gelar selama setahun oleh pemerintah melalui Kemendikbud kepada mahasiswa asing dari negara-negara mitra sahabat untuk belajar bahasa dan seni budaya Indonesia pada perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia.

Program ini telah menjadi kerja sama timbal balik pemberian beasiswa antara Indonesia dengan negara mitra, dan telah menjadi program soft diplomacy atau people to people contact melalui bidang pendidikan dan kebudayaan.


Baca juga: Indonesia Kirim 333 Calon Pengasuh dan Perawat ke Jepang


RM Pramutomo, Wakil Rektor III ISI Surakarta, menjelaskan sebanyak 443 peserta program beasiswa Darmasiswa RI dari 70 perguruan tinggi se-Indonesia menghadiri acara pembekalan kepulangan peserta Darmasiswa 2018/2019.

"Pembekalan ini menampilkan unjuk hasil belajar siswa melalui pagelaran dan pameran siswa di masing-masing institusi pengelola Darmasiswa. Termasuk pagelaran karya peserta Darmasiswa dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, dan ISI Yogyakarta," ujarnya.

Pembekalan program Darmasiswa tahun ini berlangsung selama tiga hari, 17-19 Juni 2019 di ISI Surakarta, Jawa Tengah.

Suharti menambahkan, Darmasiswa telah menjadi program unggulan Kemendikbud untuk mendukung diplomasi budaya. Hal ini didukung dengan peningkatan negara asal peserta program Darmasiswa. Menurutnya, sejak dimulai 1974, program ini telah diikuti 7.852 peserta, berasal dari 121 negara sahabat, yang belajar di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

"Awalnya, program ini hanya mengundang para peserta dari kawasan ASEAN, dengan peserta yang hanya berjumlah puluhan orang. Kemudian, jumlah ini berkembang dengan pertimbangan tujuan strategis yaitu sebagai sarana diplomasi budaya," jelasnya.

Suharti berpesan agar para peserta dapat mempromosikan mengenai keindahan ragam budaya Indonesia di negara asalnya.

"Mereka akan kembali ke negara masing-masing. Apa yang sudah dipelajari di Indonesia bisa membuat harum nama Indonesia di masing-masing negara asal peserta," pungkas Suharti. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More