Rabu 19 Juni 2019, 03:40 WIB

Korban KM Amin Jaya Bertambah

Mohammad Ghazi | Nusantara
Korban KM Amin Jaya Bertambah

Ist
Korban selamat dari KM Amin Jaya yang tenggelam di perairan Sumenep

 

PERAHU motor Amin Jaya yang tenggelam pada Senin (17/6) petang di perairan Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dipastikan membawa 60 penumpang. Dari jumlah tersebut, penumpang yang selamat 39 orang, 16 meninggal dunia, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.

Jumlah korban terutama yang meninggal dunia bertambah dari perkiraan sebelumnya. Kapolres Sumenep Ajun Komisaris Besar Muslimin memastikan hingga Selasa (18/6) sore, jumlah korban meninggal 16 orang dan sudah dibawa ke RSUD Sumenep serta Puskesmas Dungkek.

“Pastinya hingga hari ini ­korban meninggal 16 orang dan 39 selamat,” kata Kapolres.

Hingga kini Polres Sumenep, Basarnas, dan Kodim Sumenep masih fokus ke pencarian lima penumpang yang belum ditemukan di sekitar area tenggelamnya perahu hingga ke selatan Pulau Sapudi dan sekitar Pulau Pote-ran. Beberapa perahu nelayan asal Pulau Raas juga melakukan penyisiran untuk membantu pencarian.

Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim, menyatakan pemulangan para jenazah masih menunggu hasil koordinasi dengan BMKG sebab cuaca buruk masih dikawatirkan terjadi di jalur menuju pulau asal para korban.

“Pastinya semua sudah siap termasuk kapal yang akan mengangkut seluruh jenazah. Hanya menunggu kepastian perkiraan cuaca dari BMKG,” kata Busyro di Puskesmas Dungkek.

Untuk diketahui, perahu motor Amin Jaya yang berlayar dari Pulau Guwa-Guwa, Kecamatan Raas, Sumenep, tenggelam di perairan Gili Iyang, Senin (17/6) petang. Perahu kayu itu berlayar menuju Pelabuhan Kalianget.

Awalnya, jumlah korban sempat simpang siur sebab informasi awal yang diterima kepolisian, perahu itu hanya membawa 40 penumpang termasuk awak perahu. Belakangan diketahui jumlah penumpang 60 orang.

Korban terakhir
Masih terkait dengan kecelakaan moda transportasi laut, hari keempat pencarian tujuh korban hilang musibah tenggelamnya kapal motor (KM) Nusa Kenari II di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuahkan hasil.
Kepala Basarnas Maumere Putuh Sudiyadna mengatakan korban terakhir ditemukan kemarin sekitar pukul 09.55 Wita. “Korban (terakhir) seorang perempuan berusia 60-70 tahun. Dengan demikian, seluruh korban sudah dievakuasi, dan saya sudah melapor ke Basarnas bahwa operasi SAR dinyatakan selesai,” katanya.

Menurut Putu, dari 52 orang yang ada di kapal termasuk nak-hoda dan anak buah kapal, 45 orang di antaranya selamat dan tujuh orang meninggal. Setelah diidentifikasi, korban terakhir bernama Maria Malaikosa, 70.

Adapun korban meninggal yang dievakuasi sebelumnya ialah Reynhardy Banamkani, 6, Natania Raya Napoe, 3, Lukas Lasibey, 40, Haryanti Banamkani, 26 dan anaknya, Asriel Geraldi Rihi, 4, serta Matilda Sailana-Malibo, 40. KM Nusa Kenari 2 tenggelam pada Sabtu pekan lalu di Tanjung Margeta, 20 mil dari Pelabuhan Teluk Mutiara, Kalabahi. (PO/N-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More