Gaya Hidup Penyebab Utama Sakit Jantung

Penulis: (*/H-2) Pada: Rabu, 19 Jun 2019, 00:20 WIB Humaniora
Gaya Hidup Penyebab Utama Sakit Jantung

Thinkstock
Ilustrasi

PENYAKIT kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) merupakan jenis penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia termasuk di Indonesia. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan penyakit jantung koroner dewasa ini mulai menyerang kelompok usia yang lebih muda.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Johan Winata SpJP, mengatakan beberapa faktor utama penyebab tingginya penyakit jantung ialah gaya hidup tidak sehat. Seperti kurangnya aktivitas fisik serta rendahnya konsumsi buah dan sayur.

"Selain itu, tingginya tingkat stres di kalangan usia 30-an tahun juga turut meningkatkan risiko penyakit jantung," ujarnya pada peluncuran gerakan #LiveHeartFirst oleh Nestlé Acticor, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi serat pangan sebanyak tujuh gram sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 9%.  "Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan jantung, disarankan untuk memperbanyak konsumsi serat, mengurangi asupan lemak jenuh dan transfat, dan beraktivitas fisik secara rutin.”

Pada kesempatan sama, Business Executive Officer Dairy Nestlé Indonesia, Windy Cahyaning Wulan mengatakan pihaknya mengadakan gerakan #LiveHeartFirst yang bertujuan mengajak masyarakat khususnya kaum muda, untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat. "Pada kesempatan ini kami juga mengenalkan Nestlé Acticor, minuman mengandung susu serta beta glucan dari oats dan serat inulin yang berasal dari chicory untuk membantu menurunkan kolesterol." (*/H-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More