KPU Tepis Tudingan Terlalu Percaya Diri

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Selasa, 18 Jun 2019, 14:28 WIB Politik dan Hukum
KPU Tepis Tudingan Terlalu Percaya Diri

MI/Rommy Pujianto
Ketua KPU Arief Budiman (batik cokelat)

KETUA hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Bambang Widjojanto menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) overconfidence atau terlalu percaya diri dalam menjalani proses persidangan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Arief Budiman menepis dan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Mahkamah Konstitusi.

"Enggak ada soal overconfidence disini. Kami sepenuhnya menyerahkan kepada Mahkamah untuk menilai dan kemudian memutus seadil-adilnya," ujar Arief di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/6).

Baca juga: BW Tuding KPU Terlalu Percaya Diri

Bambang menilai hal itu dari pilihan KPU yang hanya membaca 30 dari 300 halaman jawaban yang ada.

"Kalau itu dibacakan semua bisa lebih dari 3 jam. Makanya, kami mengatur strategi di bagian depan itu kita sampaikan ringkasannya dan pokok-pokok penjelasannya. Tetapi pada bagian eksepsi dan seterusnya itu kami bacakan," jelas Arief.

"Jadi, sudah tertulis lengkap sudah di detailkan jawabannya. Tidak di detailkan bukan berarti tidak disampaikan. Tapi kami nyatakan bahwa itu dianggap telah dibacakan," tandas Arief.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More