Jabang Tutuka Upaya Purwakarta Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

Penulis: Reza Sunarya Pada: Selasa, 18 Jun 2019, 14:25 WIB Nusantara
Jabang Tutuka Upaya Purwakarta Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

Antara
Untuk menekan angka kematian ibu dan anak, Pemkab Purwakarta menggulirkan program Jabang Tutuka.

TINGKAT kematian ibu dan bayi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tergolong cukup tinggi. Sepanjang 2018 saja, kematian ibu mencapai 32 kasus. Sedangkan, angka kematian bayi yang baru lahir mencapai 47 kasus ditambah kematian bayi ada 10 kasus. Pada 2019, terdata sampai awal Juni, ada delapan kasus kematian ibu. Lalu, 18 kasus kematian bayi yang baru lahir dan delapan kasus kematian bayi.

Tingginya angka kematian ibu dan anak ini, membuat Pemkab Purwakarta menggulirkan program Jabang Tutuka. Berupa call center khusus ibu yang hendak melahirkan, terutama dalam menangani persalinan bermasalah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan menjelaskan Jabang Tutuka bukan hanya persoalan menjamin biaya pengobatan, tetapi juga memberikan kemudahan supaya warga bisa mendapat pelayanan kesehatan layak. Intinya Jabang Tutuka adalah layanan emergency persalinan untuk memudahkan masyarakat mendapat rumah sakit rujukan.

"Jadi teknisnya, jika saat proses persalinan di bidan si pasien itu perlu segera dirujuk ke RS, maka bidan tersebut akan menghubungi operator Jabang Tutuka. Nanti, operator jaga akan mengarahkan ke RS yang tersedia," kata Deni ketika ditemui di kantornya, Selasa (18/6).

Dikatakan Deni, operator Jabang Tutuka nantinya akan mencarikan kamar yang kosong di 10 rumah sakit yang telah bekerjasama dengan pemkab. Setelah, menemukan kamar, maka pasien tersebut bisa segera dirujuk.

baca juga: 2 Anggota Komisi VI Diperiksa KPK Terkait Suap Bowo Sidik

Deni mengungkapkan alasan digulirkannya layanan tersebut, karena . Karena, selama ini kerap terjadi permasalahan lambatnya penangan pasien di RS. Salah satunya, disebabkan ruangan yang penuh. Dengan begitu, banyak pasien hanya ditangani di UGD, atau ditolak dirujuk dengan alasan kamar penuh.

Adapun 10 rumah sakit yang telah kerja sama dengan pemkab ini, di antaranya RSUD Bayu Asih, RS Ramahadi, RS Siloam, RS MH Thamrin dan RS Bakti Husada. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More