Selasa 18 Juni 2019, 14:15 WIB

Grup Whatsapp Dapat Dipantau Jika Terkait Kasus Hukum

Antara | Humaniora
Grup Whatsapp Dapat Dipantau Jika Terkait Kasus Hukum

Dok. Whatsapp
Ilustrasi Whatsapp.

 

MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyampaikan pihak kepolisian dapat melakukan pemantauan pada grup pesan singkat Whatsapp jika di dalamnya terdapat pelaku yang bermasalah dengan hukum.

"Itu sesuatu hal yang wajar menurut saya," kata Menkominfo Rudiantara sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (18/6).

Rudiantara pun mendukung kepolisian jika melakukan patroli pada grup pesan berbasis aplikasi tersebut karena saat ini kabar bohong beredar melalui Whatsapp. Patroli, lanjut dia, bukan seperti kegiatan kepolisian di lapangan atau melakukan kegiatan memata-matai, namun pemantauan dilakukan jika dinyatakan bermasalah secara hukum.

Baca juga: Jelang Pemilu, WhatsApp Sediakan Kanal Lapor Hoaks

Pemantauan di grup Whatsapp itu bisa dilakukan secara paralel bersama kepolisian jika ada delik aduan atau delik umum. Ia menampik langkah tersebut dinilai melanggar hak pribadi karena sebagai bentuk penegakan hukum jika ada anggota dalam kelompok Whatsapp itu bersangkut kasus hukum.

"Semua yang kena masalah hukum perlu diproses. Masa demi privasi, terus jadi tidak boleh, nanti orang melanggar hukum suka-suka dong," imbuhnya.

Rudiantara menyebutkan kabar bohong atau hoaks menyebar luas atau viral melalui Whatsapp yang sebelumnya diunggah terlebih dahulu melalui media sosial. Apalagi, saat momen pemilu kabar bohong begitu kencang bahkan pemerintah sempat membatasi akses terhadap media sosial dan pesan berbasis aplikasi ketika terjadi kericuhan 21-22 Mei 2019 di depan Bawaslu RI di Jakarta.(OL-5)  

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More