Selasa 18 Juni 2019, 10:00 WIB

Bea Cukai Ekspor Kembali 5 Peti Kemas Asal AS

mediaindonesia.com | Advertorial
Bea Cukai Ekspor Kembali 5 Peti Kemas Asal AS

Dok Bea Cukai
Bea Cukai Ekspor Kembali 5 Peti Kemas Asal AS

BEA Cukai mengekspor kembali lima peti kemas berisi Waste Paper yang bercampur dengan limbah dan sampah rumah tangga ke negara asalnya Amerika Serikat (AS) pada Jumat (14/6).

Kasus itu bermula saat importir PT AS mengimpor lima peti kemas berukuran 40 feet yang diberitahukan sebagai Waste Paper-Mixed Paper pada 14 Februari 2019 yang lalu.

Importasi telah dilengkapi dengan dokumen perijinan nomor 04.PI 05.18.4703 tanggal 19 Desember 2018 dan Laporan Surveyor (LS) nomor A0419US1310075 tanggal 11 Februari 2019.

Berdasarkan keterangan importir bahwa barang tersebut akan digunakan sebagai bahan baku industri kertas miliknya.

“Menindaklanjuti informasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bahwa importasi tersebut diduga tidak sesuai ketentuan, Bea dan Cukai kemudian menerbitkan Nota Intelijen terhadap importasi tersebut untuk ditindaklanjuti Bea Cukai Tanjung Perak dengan melakukan penyegelan atas kelima peti kemas tersebut,” ungkap Kepala Kanwil Jatim I Bea Cukai Muhamad Purwantoro.

Baca juga: Bea Cukai Tembilahan Serahkan 43 Laptop ke Dinas Pendidikan

Dari hasil pemeriksaan fisik ditemukan barang yang diberitahukan sebagai Limbah Non-B3 untuk bahan baku industri kertas ternyata bercampur dengan berbagai jenis sampah rumah tangga seperti kemasan minyak goreng dari plastik, sepatu bekas, dan berbagai jenis sampah rumah tangga lainnya.

“Hal ini tentu melanggar izin importasi yang dikeluarkan. Maka, kita akan memerintahkan importir untuk mengekspor kembali barang tersebut ke negara asal,” lanjut Purwantoro.

“Penanganan impor limbah yang tidak sesuai dengan aturan tata niaga akan terus dilakukan dengan tentunya tetap menjalin sinergi dan koordinasi dengan instansi terkait sehingga mekanisme pengawasan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Bea Cukai memiliki fungsi sebagai Community Protector. Penegahan dan reekspor limbah ini menunjukkan komitmen Bea Cukai untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai aset yang akan diwariskan ke anak cucu kita kelak," tutup Purwantoro. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More