Senin 17 Juni 2019, 20:00 WIB

Faldo Sebut Prabowo-Sandi Kalah di MK, BPN: Jangan Cari Sensasi!

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Faldo Sebut Prabowo-Sandi Kalah di MK, BPN: Jangan Cari Sensasi!

MI/MOHAMAD IRFAN
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Faldo Maldini

 

BADAN Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengingatkan Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Faldo Maldini, untuk tidak mencari sensasi dengan menyampaikan informasi keliru kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Andre menanggapi pernyataan Faldo yang menyebutkan Prabowo-Sandi akan kalah di Mahkamah Konstitusi.

Pernyataan Faldo yang diunggap melalui channel Youtube-nya, youtube.com/faldomaldini menyebutkan kalahnya Prabowo-Sandi di MK salah satunya karena sulitnya membuktikan kecurangan dengan selisih kekalahan suara sebanyak 17 juta dari pasangan Jokowi-Amin.

Baca juga: TKN Nilai Permintaan BPN Soal Perlindungan Saksi Berlebihan

"Saya mau bilang begini. Janganlah bikin sensasi kalau nggak punya informasi. Itu saran saya untuk adik saya Faldo Maldini. Kalau Faldo punya masukan dan kritikan silakan disampaikan langsung di rapat BPN, bukan di-vlog dan lagi yang bersangkutan sejak 17 April sudah tidak pernah datang ke BPN maupun ikut rapat," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade di Jakarta, Senin (17/6).

Andre menjelaskan, untuk proses sidang di Mahkamah Konstitusi pihaknya memiliki dasar argumen yang sangat kuat. Selain data C1, pihaknya juga melengkapi gugatan di MK dengan menghadirkan sejumlah saksi. Bahkan, saksi yang seharusnya bisa lebih banyak didatangkan akhirnya batal karena dibatasi oleh MK.

"Artinya kalau tidak punya informasi apa-apa lebih baik tidak usah bicara. Yang bersangkutan juga memang bukan bagian dari kuasa hukum jadi wajar tidak punya informasi. nah lebih baik tidak usah komentar kalau tidak punya informasi cukup," sambung Andre.

Sebelumnya, Faldo Maldini dalam video berjudul 'Prabowo Tidak Akan Menang Pemilu di MK' yang diunggahnya ke YouTube menyimpulkan bahwa gugatan Prabowo-Sandi tidak akan diterima MK karena sulitnya pembuktian adanya kecurangan. Video berdurasi 8 menit 40 detik itu dibagikan Faldo ke jejaring media sosialnya seperti Twitter melalui akunnya @FaldoMaldini. (OL-6)

Baca Juga

MI/ARYA MANGGALA

NasDem : Penggantian PSN Perlu Pertimbangan Sistem Pertahanan

👤Teguh Nirwahyudi 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:54 WIB
KEMENTERIAN Koordinator Perekonomian mengusulkan penggantian Proyek pesawat R80 dan N245 menjadi proyek drone dalam usulan Proyek Strategis...
MI/Susanto

Ketua Komisi I Desak Pemerintah Lindungi WNI di AS

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:33 WIB
Dia meminta perwakilan pemerintah RI di AS untuk menghubungi WNI yang ada di sana secara acak untuk memastikan kondisi keamanan mereka...
MI/Andri Widiyanto

Ada Ganjalan Hukum dan Politis dalam Penunjukkan Dirut Baru TVRI

👤Ihfa Firdausya 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:03 WIB
Komisi I DPR RI menilai keputusan Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI melantik dirut baru meninggalkan beberapa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya