Berburu Barang Artis sekaligus Donasi Pendidikan

Penulis: Tosiani Pada: Selasa, 18 Jun 2019, 10:05 WIB Weekend
Berburu Barang Artis sekaligus Donasi Pendidikan

MI/Tosiani
Bazar barang bekas artis di Kemang, Jakarta.

PERNAH mendengar sebutan preloved? Kata ini ditujukan untuk barang dan serupa dengan secondhand yang artinya sama-sama barang bekas.
Penjualan barang preloved ini memang kembali marak. Tidak hanya sekadar barang bermerek, barang preloved yang sekarang banyak dipasarkan adalah milik selebritas. Bahkan penjualan barang preloved selebritas ini sudah terbuka untuk umum dan diselenggarakan dalam bazar.


Hal itu pula yang terlihat di bazar yang berlokasi di halaman belakang Work Well Labs Kemang, Jakarta, akhir bulan lalu. Begitu antusiasmenya para perempuan Jakarta bisa dilihat dari para ibu datang meski sembari mengasuh balitanya. "Saya sudah melihat dari instagram, nanti akan ada baju-baju bekas sejumlah artis yang dijual dengan harga murah di #BarangLamaBersemiKembali. Karenanya saya tertarik datang kesini," tutur Ari,30, warga Jakarta Selatan, kepada Media Indonesia.


Tepat pukul 15.00 wib, bazar baju bekas itu dibuka. Para pengunjung yang sudah menunggu sejak siang langsung menyerbu ke dalam tenda putih. Banyak pakaian bekas dalam kondisi masih bagus dipajang disana. Ada pula beberapa sepatu, pakaian anak dan asesoris. Pengunjung langsung memilih barang-barang fashion itu dan mencobanya di depan cermin yang disediakan di lokasi.


Dari informasi yang disampaikan Salur Indonesia sebagai penyelenggara acara, ada sejumlah sekitar 20 an selebritis ternama Indonesia yang berpartisipasi pada acara itu dengan menyumbangkan pakaian bekas mereka. Antara lain Penyanyi Raisa, Febrian, Cempaka Asriani, Aakar Abyasa, Anaz Siantar, Axton Salim, Keke Kania, Nuca Bachri, Dian Sastro Wardoyo, dan Tulus. Artis lainya ada Yuni Shara, Intan Ayu, Naya Anindita, Dennis A, Vinachan, Rio Dewanto. Serta penyanyi Andien sebagai pemrakarsa acara, sekaligus Founder dari Salur Indonesia.

Barang Kesayangan
Intan Anggita, Cofounder Salur Indonesia, menerangkan, acara barang lama bersemi kembali ini merupakan wujud kepedulian Salur untuk mengatasi, mengelola limbah pakaian. Dengan menjual pakaian bekas itu, juga bertujuan memperpanjang usia dan masa pakai pakaian. Barang-barang yang dijual disebut 'Mantan barang kesayangan'.
"Jadi bukan baju-baju bekas yang dibuang, tapi ini semua barang ini sebelumnya merupakan barang kesayangan orang lain. Barang-barang yang kita kurasi ini merupakan barang kesayangan teman terdekat kita," terang Intan.


Bahkan, katanya, ada beberapa baju yang masih sangat baru dan ada tag harganya. Barang baru tersebut milik para fashion bloger dari brand internasional, namun tidak memiliki chemistry dengan mereka. Karenanya, para fashion bloger itu menyumbangkannya pada Salur Indonesia untuk dijual lagi di acara 'Barang lama bersemi kembali'.


"Banyak baju yang masih ada tag-nya. Ada teman fashion bloger dapat baju brand internasional, tapi tidak sreg dan tidak ada chemistry sama baju itu, lalu kita tangkap,"katanya.
Semua barang-barang bekas di acara itu dijual dengan harga paling murah Rp 10 ribu, dan paling mahal Rp 800 ribu. Rata-rata barang dipatok dengan harga antara Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per potong. Adapun total jumlah baju bekas yang masuk ke Salur mencapai sekitar 3.000 potong. Dari jumlah itu, pakaian milik artis berjumlah antara 500 hingga 1000 potong. "Target kita dapat Rp 200 juta dalam waktu penjualan tiga hari, Minggu (26/5),".


Asya, 35, seorang pengunjung asal Pejaten, mengaku senang dengan acara tersebut. Ia mengetahu ada acara itu dari melihat di akun instagram Salur. Bagi Asya, acara ini sangat menarik karena ia bisa mendapatkan baju-baju bekas artis yang kondisinya masih bagus, murah, sekaligus bisa berdonasi untuk pendidikan. "Ini saya sudah mendapatkan beberapa baju yang bagus. Acara ini menarik karena buat donasi juga, dan saya bisa dapat baju bekas artis yang kondisinya masih bagus dengan harga murah,"ungkap Asya.


Andika,21 pengunjung lainnya asal Tangerang, juga mengetahui acara tersebut dari melihatnya di instagram. Tanpa ragu, ia langsung datang ke acara itu karena bisa berbelanja barang bagus sekaligus berdonasi untuk pendidikan. Ia juga merasa senang karena bisa membeli kaos bekas milik suami dari penyanyi Andien. "Menariknya dengan kita beli barang, bisa berpartisipasi menyumbang orang yang tidak mampu. 100 persen hasil penjualan barang disini didonasikan ke pendidikan anak Indonesia. Saya liat kaosnya juga menarik. Saya beli buat kakak. Untuk saya, ada kaus bekas suaminya Andien. Harganya juga terjangkau,"katanya. (M-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More