Senin 17 Juni 2019, 18:15 WIB

Bea Cukai Beri Fasilitas Kawasan Berikat pada PT MBI

mediaindonesia.com | Nusantara
Bea Cukai Beri Fasilitas Kawasan Berikat pada PT MBI

Dok. Bea Cukai Jateng DIY
Bea Cukai Berikan PT Mutiara Busana Indah Fasilitas Kawasan Berikat guna mendorong ekspor dan penyerapan tenaga kerja

 

BEA Cukai Jawa Tengah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan fasilitas Kawasan Berikat kepada T Mutiara Busana Indah (PT MBI) pada Jumat (14/6) pekan lalu. Hal ini dilakukan guna mendorong ekspor khususnya di wilayah Jateng DIY.

Pemberian fasilitas kepada PT MBI yang berlokasi di Tegal dilakukan setelah Direktur PT MBI dan tim memaparkan proses bisnis serta dampak ekonomi fasilitas Kawasan Berikat berupa peningkatan jumlah produksi dan penyerapan tenaga kerja.

General Manager PT MBI Ria Asmayani menyampaikan sejak 2017 perusahaannya memproduksi barang berupa swim wear, knit wear, sport wear dan blouse yang seluruh hasil produksinya dijual untuk pasar dalam negeri. Seiring dengan pertumbuhan produksi, perusahaan berencana melakukan ekspor.

“Dengan adanya penambahan jumlah produksi menjadi 300.000 potong pakaian per bulan, kami memiliki rencana untuk mengekspor hasil produksi ke Amerika. Untuk itu, kami mohon diberikan fasilitas Kawasan Berikat agar dapat segera melakukan ekspor,” kata Ria mewakili jajaran direksi PT MBI.

Baca juga: Bea Cukai Dukung Pengembangan Kawasan Berikat di Bali

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Parjiya menjelaskan Kawasan Berikat merupakan fasilitas fiskal yang diberikan pemerintah berupa penangguhan bea masuk dan/atau tidak dipungut pajak dalam rangka impor (PDRI), diharapkan dapat membantu pertumbuhan perusahaan.

“Fasilitas Kawasan Berikat diharapkan dapat membantu cash flow perusahaan sehingga produk perusahaan memiliki daya saing lebih tinggi di pasar global dan dapat meningkatkan produksi dan ekspor. Namun perusahaan harus patuh terhadap peraturan yang berlaku, jangan menyalahgunakan fasilitas,” pesannya.
 
Dengan fasilitas tersebut, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan daya saing produknya di pasar global. Kenaikan daya saing akan berakibat pada peningkatan order dan kapasitas produksi. Selanjutnya akan disertai dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja.

Dengan demikian tidak hanya meningkatkan ekspor tapi juga memberikan peningkatan pada sektor ekonomi baik di sekitar perusahaan maupun secara nasional.(RO/OL-5)

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Legislator Minta Walkot Tegal Harus Buka Pagar Beton di Jalan

👤Supardji Rasban 🕔Senin 30 Maret 2020, 07:58 WIB
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan/Dapil IX Jawa Tengah, Dewi Aryani. menyarankan agar Wali Kota Tegal melakukkan isolasi di wilayah...
ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Gubernur Khofifah Imbu Perantau dari Jatim Menunda Mudik

👤Antara 🕔Senin 30 Maret 2020, 06:46 WIB
Berdasarkan data, total ada 90 orang di Jatim terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona bertambah 13 orang dari sehari sebelumnya yang...
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Cegah Penyebaran Covid-19, Aceh Berlakukan Jam Malam

👤Hendra Saputra 🕔Senin 30 Maret 2020, 05:51 WIB
Maklumat bersama yang dikeluarkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, jam malam diberlakukan sejak pukul 20.30 WIB sampai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya