Polisi Sudah Ketahui TKP 5 Korban Tewas Rusuh 22 Mei

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Senin, 17 Jun 2019, 16:13 WIB Politik dan Hukum
Polisi Sudah Ketahui TKP 5 Korban Tewas Rusuh 22 Mei

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra

KABAG Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra mengatakan pihaknya telah mengetahui tempat kejadian perkara (TKP) 5 orang korban meninggal dunia dari total 9 korban dalam kerusuhan 21-22 Mei 2019 lalu.

"Yang perlu di ketahui yang meninggal dunia sudah 5 telah diketahui TKP temuan korban tersebut," kata Asep di Mabes Polri Jakarta Selatan, Senin (17/6).

Menurutnya, secara keseluruhan kelima korban ditemukan meninggal dunia di wilayah Petamburan Jakarta Pusat. Sedangkan 4 korban lainnya masih didalami dimana TKP tersebut.

"Kemudian dari 9 korban sudah dilakukan otopsi dan hasilnya 4 orang jelas merupakan korban meninggal karena adanya peluru tajam," sebutnya.

Baca juga: Polri Gandeng Komnas HAM Usut Korban Kerusuhan 22 Mei

Pihaknya juga telah mengamankan proyektif dan saat ini masih dilakukan uji balistik. Asep menyebut, dari 5 korban (tidak diotopsi RS Polri) lainya juga dipastikan 4 meninggal karena peluru tajam dan seorang karena benda tumpul.

"Kenapa yang 5 tidak sempat diotopsi karena pada saat kejadian itu langsung diambil pihak keluarga, jadi tidak sempat diotopsi," terangnya.

Asep memastikan terkait kepemilikan peluru tajam. Pihaknya secara teknis sedang melakukan uji balistik dari yang sudah ditemukan di dua tubuh korban.

"Atas nama Zulkifli tertembak pahanya dan bisa diselamatkan sekarang masih dirawat. Dia termasuk korban yang diambil proyektil dan kita lakukan upaya uji balistik," lanjutnya.

Asep menambahkan, tim investigasi gabungan terus melakukan kegiatan koordinasi dengan lembaga-lembaga yang memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintahan. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More