PBSI Andalkan 3 Nomor di Indonesia Terbuka

Penulis: (RO/Des/R-2) Pada: Senin, 17 Jun 2019, 02:20 WIB Olahraga
PBSI Andalkan 3 Nomor di Indonesia Terbuka

ANTARA FOTO/Widya Amelia
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

NOMOR ganda putra dipastikan masih jadi andalan Indonesia di turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2019 yang dimulai pekan depan. Hal itu mengacu dari posisi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang berada di peringkat satu dunia.

Namun, jika melihat progres yang ditunjukkan sektor tunggal putra dan sektor ganda campuran, kedua nomor itu juga bisa menjadi andalan. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti mengungkapkan hal tersebut.

“Kalau bicara target, ­peluangnya memang di ganda ­putra. Tapi kalau bicara prog-res, tunggal putra sudah mulai ada, walau di beberapa pertandingan masih belum konsisten, tapi saya rasa tunggal putra bisa diandalkan,” ungkap Susy dikutip dari siaran pers PBSI.

Di sektor tunggal putra, sebut Susy, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting menunjukkan grafik penampilan yang meningkat. Jonatan meraih gelar di turnamen Selandia Baru Terbuka 2019 dan Australia Terbuka 2019. Adapun Anthony menjadi runner-up di Singapura Terbuka 2019 dan Australia Terbuka 2019.

Sementara itu, dua ganda campuran diharapkan mampu tampil lebih baik, apalagi dengan dukungan penonton di negeri sendiri. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja merupakan dua kekuatan di sektor binaan kepala pelatih Richard Mainaky.

Praveen/Melati merupakan runner-up India Open 2019, Selandia Baru Open 2019, dan Australia Open 2019. Adapun Hafiz/Gloria meraih gelar juara di Thailand Terbuka 2018 dan runner-up di Jerman Terbuka 2019.

“Ganda campuran ada peluang. Walau Praveen/Melati masih belum menembus gelar juara, mudah-mudahan dengan Indonesia menjadi tuan rumah, mereka jadi lebih percaya diri, lebih semangat, lebih mau membuktikan,” tambah Susy.

“Praveen/Melati, kalau lawan Zheng (Siwei)/Huang ­(Yaqiong) juga ditakuti. Lawan Yuta (Watanabe)/Arisa (Higashino) enggak pernah ­kalah. Praveen/Melati punya kelebihan, nah kelebihannya ini yang harus digunakan, jangan cuma fokus ke kelemahan yang membuat jadi ragu-ragu,” lanjutnya.

Meski demikian, ia juga tidak menyampingkan sektor ganda putri dan tunggal putri. Susy masih yakin kedua sektor tersebut berpotensi membuat kejutan. (RO/Des/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More