Minggu 16 Juni 2019, 14:20 WIB

Polisi akan Cabut Izin Senjata Api Koboi Jalanan Petojo

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Polisi akan Cabut Izin Senjata Api Koboi Jalanan Petojo

Medcom.id/Hendrik
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan.

 

SEJAUH ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan senjata api koboi jalanan di Petojo Utara, Jakarta Pusat.

Pasalnya, pria berinisial AW 53, itu mengaku mengunakan senjata api secara resmi dengan dibuktikan dengan surat izin yang sah.

Meski demikian, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan pihaknya akan mencabut izin senjata api yang digunakan AW, apabila terbukti adanya penyalahgunaan izin tersebut.

"Iya kalau sudah disalahgunakan, izin dikeluarkan pasti dicabut. Pasti kalau memang izin dikeluarkan oleh lembaga terkait," kata Harry Kurniawan, Minggu (16/6).

Saat ini, polisi juga memeriksa keaslian surat izin senpi yang dikuasai AW. Kata Harry, ada kemungkinan surat izin itu dikeluarkan pihak luar.

"Kita cek dulu kepastian izinnya. Sekarang bisa dibuat cetakan, itu bisa dibuat di luar, nah yang bisa mengatakan (konfirmasi) itu yang mengeluarkan izin, benar apa tidak," sebutnya.

Baca juga: Koboi Jalanan di Petojo Sudah Miliki Senjata selama 5 Tahun

Harry Kurniawan menambahkan, AW itu diketahui telah memiliki dan menguasai senjata api selama 5 tahun.

"Masih diselidiki. Karena menurut pengakuannya dia (izin) resmi sudah 5 tahun, ada suratnya juga," kata Harry.

Dari pengakuan tersangka AW, dirinya secara sah memiliki surat izin kepemilikan senjata api. Kata Harry, pihaknya tidak percaya begitu saja, pastinya ada penyelidikan terkait keaslian surat izin tersebut.

"Ini dikirim ke Polda. Dia mengaku punya izin, alat bukti yang dia jadikan izin kepada yang mengeluarkan izin itu, iya apa tidak," sebutnya.

Menurutnya, selama 5 tahun mendapatkan izin mengunakan senjata api, tersangka AW hanya mengunakan untuk menjaga diri. Bahkan, tidak pernah sekalipun digunakan untuk tindakan kriminalitas dan kejahatan lainnya.

"Pengakuan dia kalau ditanya ya pasti untuk bela diri, dia ngak mungkin ngaku selama 5 tahun dia pakai senjata untuk tembak-tembakin orang, ngak mungkin," lanjutnya.

Diketahui, pistol milik tersangka AW berjenis Walther kaliber 32 dan surat izinnya dalam proses penyelidikan di Mapolda Metro Jaya.

Atas tindakannya, AW terancam Pasal 1 (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman 12 tahun penjara atau Pasal 335 dengan ancaman satu tahun.

Sebelumnya, seorang pengemudi mobil BMW bernopol B 1764 PAF di Jalan Alaydrus, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/6) pagi, melakukan aksi koboi di jalan raya.

Berdasarkan rekaman CCTV, dia mengendarai mobil melawan arah hingga menghadang kendaraan yang berada di jalur benar. AW kemudian ke luar mobilnya sembari menenteng sepucuk pistol. Dengan bercelana pendek, dia juga sempat menodongkan pistol ke arah mobil yang dia hadang untuk menyingkir. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More