Minggu 16 Juni 2019, 14:12 WIB

Andi Arief: Max Sopacua CS Jual Kursi Ketum Demokrat ke Sandiaga

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Andi Arief: Max Sopacua CS Jual Kursi Ketum Demokrat ke Sandiaga

ANTARA/Aprillio Akbar
Andi Arief (tengah)

 

DESAKAN Kongres Luar Biasa yang dimotori politikus senior Partai Demokrat Max Sopacua ditanggapi Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. Andi menduga gerakan Max dan kawan-kawannya di Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) bertujuan menggadaikan kursi Ketum Demokrat ke Sandiaga Uno atau Gatot Nurmantyo.

"Kami sudah tahu kalau Mubarok, Max Sopacua akan mendatangkan kursi Ketum Demokrat kepada Sandi Uno, Gatot Nurmantyo dll. Menjadi makelar memang kerap menguntungkan, tapi Sandi Uno atau Gatot Nurmantyo bukan orang bodoh yang bisa dibohongi," tulis Andi melalui akun Twitter @AndiArief_, Minggu (16/6).

Andi menambahkan manuver KLB dan desakan permintaan maaf terhadap Andi Arief dan pengurus partai demokrat lain yang didorong Sopacua Cs adalah upaya membenturkan mereka dengan SBY.

Baca juga: Politisi Senior Demokrat Soroti Ferdinand, Rachland, Andi Arief

"Mubarok, Max Sopacua, dan Subur Sembiring yang tak pernah saya lihat berbuat utk Partai Demokrat -dan fihak luar yg coba ikut campur--, tidak tepat waktunya mengajak kami dan Pak SBY "berkelahi". Sekarang kami sedang berduka atas kepergian Ibu Ani. Adakah hati dan kemanusiaan?" katanya.

Bagi Andi, Sopacua Cs hanya akan merusak partai demokrat.

"Ulat bulu dan buaya manjat sedang koalisi mau merusak kebun Demokrat," ungkapnya. (OL-2)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Ada Ganjalan Hukum dan Politis dalam Penunjukkan Dirut Baru TVRI

👤Ihfa Firdausya 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:03 WIB
Komisi I DPR RI menilai keputusan Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI melantik dirut baru meninggalkan beberapa...
Ist/DPR

Kembali Sekolah Saat Covid-19, Netty Heryawan: Jangan Dipaksakan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 31 Mei 2020, 14:34 WIB
Sementara itu, jumlah anak yang meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 berjumlah 129 orang dari 3.324 anak...
MI/Fransisco Carolio

TNI-Polri Kawal New Normal, Kontras: Situasi Jadi Tidak Normal

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Minggu 31 Mei 2020, 14:15 WIB
Keterlibatan TNI-Polri dinilai sebagai penegasan terhadap realisasi wacana darurat sipil, yang sebelumnya ditolak masyarakat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya