Hujan Deras Warnai Peletakan Batu Pertama Islamic Center MUI

Penulis: Mitha Meinansi Pada: Minggu, 16 Jun 2019, 10:20 WIB Nusantara
Hujan Deras Warnai Peletakan Batu Pertama Islamic Center MUI

MI/Mitha Meinansi
KH Ma

PEMBANGUNAN gedung Islamic Center Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, yang berlokasi di Desa Tinggede Selatan, Kecamatan Marawola,  Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah dimulai pengerjaannya.

Sesuai rencana, peletakan batu pertama dilakukan Ketua Umum MUI Prof Dr KH Ma'ruf Amin, bersama Kepala Perwakilan Bisnis dan Perdagangan  Taiwan John C Chen. Rencana itu pun terwujud, sesuai jadwal kegiatan MUI  Sulteng pada Sabtu (15/6).

Pada saat acara berlangsung, hujan deras mengguyur lokasi pembangunan gedung. Tidak hanya di Desa Tinggede Selatan, hujan juga terjadi hampir merata di sebagian wilayah Sulawesi Tengah. Seperti di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala.

Namun, hal itu tidak  menghentikan rencana kegiatan. Kiai Ma'ruf tetap melakukan peletakkan  batu pertama pembangunan Islamic Center MUI di Sulteng.

Baca juga: Kementan Bantu Korban Banjir Tujuh Kabupaten di Sulsel

Sebelumnya, Kiai Ma'ruf beserta istri dan rombongan menghadiri Haul  Guru Tua yang ke 51 tahun, Al Habib Idrus bin Salim Al jufri, atau juga di kenal dengan Sayyid Idrus bin Salim Al Jufri, yang merupakan pendiri lembaga pendidikan Islam Alkhairaat.

Dalam pembangunan gedung tersebut, pemerintah dan rakyat Taiwan membantu pembangunan sebesar US$500 ribu atau sekitar Rp7,4 miliar lebih.

John  C Chen mengaku bangga dan terhormat bisa menghadiri peletakan batu pertama Islamic Centre di Kabupaten Sigi.

"Sejak bencana melanda Kota Palu, Sigi dan daerah lainnya, pemerintah  Taiwan langsung mengirimkan bantuan bagi korban. Untuk pembangunan  Islamic Center ini, dibantu sebesar US4500 ribu," kata John C Chen.

Ia berharap masyarakat Sigi memanfaatkan Islamic Center untuk  kepentingan masyarakat dan terbebas dari bencana, jika nanti telah selesai terbangun.

Pada kesempatan yang sama, Kiai Ma'ruf menyampaikan bantuan  pemerintah Taiwan tersebut telah disalurkan setelah ada kesepakatan, dan  digunakan untuk membangun Islamic Centre MUI.

Wakil presiden terpilih  itu berharap pembangunan Islamic Centre menjadi pusat pendidikan agama  Islam bagi anak-anak ke depan.

Di lokasi Islamic Centre juga akan dibangun kantor pusat MUI Sulawesi Tengah, sekolah serta perumahan bagi guru-guru, dosen dan masyarakat yang kehilangan rumah saat bencana alam lalu.

Sementara untuk lembaga  pendidikan, nantinya akan dibangun mulai pendidikan anak usia dini  (PAUD) hingga perguruan tinggi.

"Kita berharap bantuan untuk penyelesaian pembangunan Islamic Center ini  akan terus bertambah. Bantuan pemerintah Taiwan ini merupakan yang  pertama dan tentunya akan disusul dengan bantuan lainnya," ujar Cawapres pasangan Joko Widodo itu.

Menurut Ketua MUI Sulawesi Tengah Habib HS Ali Muhammad Al Jufri, pembangunan kawasan Islamic Center MUI berdiri di atas lahan seluas 1,1 Hektar atau 11.000 Meter Persegi.

"Sesuai perencanaan, Islamic Center  ini selesai pada Desember tahun ini juga. Untuk biaya yang dibutuhkan  hingga selesai mencapai Rp20 miliar," aku Habib Ali. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More