Jus Buah Dapat Memperburuk Prediabetes

Penulis: Torie Natalova Pada: Sabtu, 15 Jun 2019, 11:05 WIB Humaniora
Jus Buah Dapat Memperburuk Prediabetes

Ist
Jus buah

PREDIABETES adalah suatu kondisi di mana gula darah anda tinggi secara kronis, tetapi tidak terlalu tinggi untuk tercatat atau digolongkan sebagai diabetes yang sebenarnya. Kondisi ini memiliki risiko kesehatan yang sama dengan diabetes, dan berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2 jika tidak segera dicegah.
 
Diabetes dapat memicu penyakit serius seperti jantugn, ginjal, pankreas dan stroke. Jika Anda didiagnosa menderita prediabetes, segera ganti gaya hidup Anda. Salah satu caranya dengan menghindari enam makanan pemicu kenaikan gula darah berikut ini.
 
1. Makanan yang penuh gula
Diabetes adalah suatu kondisi di mana insulin tubuh Anda menjadi terbebani oleh gula dalam aliran darah Anda dan tidak dapat lagi memprosesnya menjadi energi. Penderita prediabetes harus hati-hati mengonsumsi gula untuk menghindari lonjakan glukosa darah.
 
Namun, tubuh tetap membutuhkan gula untuk membantu semua proses kehidupan. Anda dapat menikmati makanan manis dalam bentuk buah yang mengandung serat dan gula alami.
 
2. Jus buah
 Meski buah dapat menggantikan rasa manis, mengonsumsinya dalam bentuk jus tidaklah sehat. Ini karena jus mengandung semua gula dalam buah tetapi tidak mengandung serat. Jus buah juga tidak membuat perut kenyang seperti mengonsumsi buah utuh.

3. Nasi putih, roti dan tepung
 Tepung putih diproses sangat berat sehingga semua serat asli, mineral dan vitamin dihilangkan, menjadi produk yang dicerna dengan sangat cepat mengenai aliran darah Anda. Menghindari makanan seperti roti putih, pasta dan nasi putih sangat penting untuk menghindari lonjakan gula darah. Pilih gandum utuh seperti beras merah atau roti gandum.
 
4. Produk susu penuh lemak
 Diabetes memicu risiko lebih tinggi untuk masalah jantung dan kardiovaskular. Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi lemak jenuh dapat memperburuk resistensi insulin. Hindari produk susu penuh lemak seperti yogurt, krim keju, mentega dan es krim. Alpukat dan santan adalah makanan alternatif yang mengandung lemak sehat, selama diproses dengan benar.
 
5. Makanan yang digoreng
 Makanan yang digoreng mengandung banyak lemak dan kalori yang dengan cepat masuk ke dalam tubuh Anda. Makanan gorengan yang berbeda mempengaruhi gula darah Anda secara berbeda pula. Misalnya, kentang goreng akan meningkatkan gula darah Anda lebih besar dari ayam goreng. Ini karena kentang sebagian besar adalah karbohidrat, sedangkan ayam mengandung protein lebih banyak.
 Saat digoreng, kandungan lemak ekstra memperlambat penyerapan darah tapi tidak memoderasi dengan cara yang sama seperti serat.


 6. Daging berlemak
 Penelitian menunjukkan bahwa komponen dahing merah dan olahan, terutama yang mengandung natrium dapat meningkatkan risiko diabetes dengan menyebabkan resistensi insulin. Nitrat dalam daging olahan memperburuk pankreas yang menghasilkan insulin untuk mengubah gula menjadi bahan bakar.
 
Lemak pada daging atau ayam memang dapat memberikan rasa dan aroma tersendiri pada makanan, namun Anda bisa menggantinya dengan memperbanyak rempah-rempah untuk menambah aroma masakan Anda.  (Medcom/OL-9)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More