Sabtu 15 Juni 2019, 02:50 WIB

Elevasi Waduk di Jatim kian Minimalis

MI | Nusantara
Elevasi Waduk di Jatim kian Minimalis

ANTARA
Waduk Bajulmati di Banyuwangi

 

PERUSAHAAN Umum Jasa Tirta 1, Kota Malang, Jawa Timur, memastikan ketersediaan air baku mencukupi kebutuhan selama kemarau kendati air yang masuk di waduk rata-rata tidak mencapai target elevasi tertinggi atau high water level (HWL).

"Tahun ini rata-rata semua waduk tidak mencapai HWL. Akhir Mei seharusnya sudah mencapai HWL, tapi rupanya tahun ini merupakan tahun kering dan curah hujan tidak banyak seperti diinfokan oleh BMKG," tegas Kabag Komunikasi Perusahaan dan Good Corporate Governance Didit Priambodo, kemarin.

Ia menjelaskan elevasi waduk di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas dan DAS Bengawan Solo berdasarkan data historis debit dan curah hujan meski di bawah pola, kondisinya dinilai normal sebab pelayanan untuk irigasi, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), perusahaan dan air minum, sejauh ini masih lancar.

"Tolok ukurnya pada irigasi sebagai pengguna air terbesar mencapai 70%. Selama penyusutan debit tidak sampai 20%, operasional waduk masih menyesuaikan pola yang ada," imbuhnya.

Ketika kondisinya sudah 20% di bawah pola, lanjutnya, pasti ada pengaturan ulang. Rapat akan melibatkan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Jatim.

Sementara itu, Pemkab Bojonego mewaspadai bencana kebakaran yang terjadi di wilayahnya. Sejak akhir Mei lalu telah terjadi 6 kali kebakaran. "Iya betul, Mas. Kami waspadai bencana kebakaran di sekitar kita," ungkap Kepala Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kantor BPBD Bojonegoro, Eko Susanto, kemarin.

Dinas Pertanian, Pangan, Perkebunan, dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengantisipasi potensi terjadinya ancaman kekeringan lahan pertanian musim ini. Caranya, petugas di lapangan terus memantau kondisi lahan di berbagai wilayah. Jika terjadi kekurangan pasokan air, bisa segera diatasi. (BN/BB/RF/YK/N-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More