KPU: Perbaikan Gugatan 02 Ilegal

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Jumat, 14 Jun 2019, 18:04 WIB Politik dan Hukum
KPU: Perbaikan Gugatan 02 Ilegal

Antara
Ketua KPU Arief Budiman di sidang MK, Jumat (14/6).

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) keberatan atas perbaikan gugatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski demikian, KPU akan menjawab perbaikan permohonan 02 dan akan disampaikan kepada MK.

"KPU sebetulnya ingin mengatakan sebenarnya menolak dan keberatan atas perbaikan permohonan itu karena dalam hukum acaranya memang tidak memungkinkan ada perbaikan (permohonan hasil pilpres)," jelas Ketua KPU Arief Budiman di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6).

"Tapi demi saling menjaga etika dan memberi penghormatan masing-masing pihak, KPU akan memberikan jawaban atas perbaikan permohonan pemohon," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kuasa Hukum KPU Ali Nurdin mengatakan pada prinsipnya pihaknya menolak materi gugatan yang disampaikan pemohon Prabowo-Sandiaga Uno pada hari ini.

"Sebab itu di luar kerangka hukum acara. Oleh sebabnya hal itu ilegal," ujar Ali seusai sidang.

Lebih lanjut, Ali menegaskan pihaknya akan tetap menjawab permohonan yang dibacakan secara bergantian oleh Bambang Widjojanto, Teuku Nasrullah, dan Denny Indrayana itu."Tapi dalam jawaban kami, kami akan sampaikan kami menolak perbaikan permohonan mereka. Kami hormati MK sebagai lembaga yang selama ini dipercaya. Sehingga jika MK tadi memberikan kesempatan kepada kami untuk melakukan perbaikan jawaban, ya kami lakukan," tandas Ali. (X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More