Inilah Beda Manfaat Olahraga Pagi dengan Sore

Penulis: Rizky Noor Alam Pada: Sabtu, 15 Jun 2019, 05:30 WIB Weekend
Inilah Beda Manfaat Olahraga Pagi dengan Sore

MI/ Galih Pradipta
Warga mengikuti marathon di pagi hari.

APAKAH Anda tipe orang yang gemar berolahraga? Jika ya, kapan biasanya Anda berolahraga? Apakah pagi atau sore hari? Menurut sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh University of Copenhagen bersama dengan University of California menemukan bahwa dampak dari olahraga pagi dan sore ternyata tidak sama.

Menurut informasi yang Media Indonesia kutip dari Science Daily (14/6) perbedaan manfaat yang dirasakan tersebut dipengaruhi oleh jam biologis tubuh. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa manfaat dari olahraga di pagi hari yaitu tubuh seakan memprogram sel-sel pada otot untuk membuatnya lebih efektif dalam mengatur metabolisme tubuh terutama dalam mengatur kadar gula dan lemak. Sementara itu, manfaat dari berolahraga di sore hari bermanfaat meningkatkan pembakaran energi dalam waktu yang cukup lama.

Hasil tersebut didapat setelah para peneliti melakukan pengukuran sejumlah efek dalam sel-sel otot, termasuk respon transkripsi dan efek pada metabolisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon jauh lebih kuat di kedua bidang setelah latihan di pagi hari karena tubuh cenderung dikendalikan oleh mekanisme sentral yang melibatkan protein HIF1-alfa, yang secara langsung mengatur jam biologis tubuh.

Olahraga pagi hari nampak meningkatkan kemampuan sel-sel otot untuk mengolah gula dan lemak tubuh, dan fakta tersebut menarik terutama bagi orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan yang parah dan diabetes tipe 2.

Di sisi lain, hasilnya juga menunjukkan bahwa olahraga di malam hari meningkatkan pembakaran energi dalam beberapa jam setelah berolahraga. Meskipun kedua fakta yang ditemukan tersebut baik, namun para peneliti tidak dapat memutuskan mana yang terbaik diantara dua waktu olahraga tersebut.

Oleh karena itu, para peneliti tidak dapat menyimpulkan bahwa olahraga di pagi hari lebih baik daripada olahraga di malam hari, Jonas Thue Treebak menekankan.

"Atas dasar ini kami tidak dapat mengatakan dengan pasti mana yang terbaik, olahraga di pagi hari atau olahraga di malam hari. Kami hanya dapat menyimpulkan bahwa efek keduanya tampak berbeda, dan tentu harus melakukan lebih banyak penelitian untuk menemukan efek potensial yang lebih mendalam dari dua waktu olahraga itu. Kami sangat ingin memperluas studi ini kepada manusia untuk mengidentifikasi apakah olahraga berdasarkan wakt dapat digunakan sebagai strategi pengobatan untuk orang dengan penyakit metabolik, ” jelas Associate Professor dari Novo Nordisk Foundation Center for Basic Metabolic Research, Jonas Thue. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More