Kapal Tanker Diserang di Teluk Oman

Penulis: mediaindonesia Pada: Jumat, 14 Jun 2019, 06:40 WIB Internasional
 Kapal Tanker Diserang di Teluk Oman

AFP JIJI PRESS
pada 13 Juni 2019 dilaporkan menunjukkan api dan asap mengepul dari sebuah kapal tanker yang dikatakan telah diserang di teluk Oman

PULUHAN awak kapal berhasil dievakuasi setelah mereka meninggalkan dua kapal tanker minyak yang meledak di Teluk Oman. Operator kapal menyatakan kapal Kokuka Courageous membawa 21 awak, sedangkan 23 awak berada di kapal Front Altair.

Sejauh ini, penyebab pasti kecelakaan belum diketahui. Angkatan Laut Amerika Serikat mengklaim telah menerima dua panggilan darurat. Insiden kali ini terjadi sebulan pascaserangan empat tanker di sekitar perairan Uni Emirat Arab.

Kapal tanker Front Altair berasal dari Norwegia. Otoritas Maritim mengisyaratkan terjadi tiga ledakan di atas kapal. Juru bicara perusahaan pengolahan minyak CPC Corp, Wu I-fang, mengatakan pihaknya membawa 75 ribu ton minyak. Kapal Front Altair yang disewa perusahaan, kemungkinan terkena serangan torpedo. Laporan lain yang belum terverifikasi menyebut dugaan serangan ranjau.

Laporan awal terkait ledak-an kapal muncul dari kelompok keselamatan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) yang berkaitan dengan Angkatan Laut Inggris. Mereka mengeluarkan peringatan sekaligus mendesak untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah tersebut.

Armada ke-5 AS yang berbasis di Bahrain kini telah mengirimkan kapal militer USS Brainbridge sebagai bala bantuan.

Teluk Oman terletak di salah satu ujung Selat Hormuz yang strategis. Insiden tersebut jelas semakin meningkatkan ketegangan di jalur pelayaran utama yang dilintasi suplai minyak senilai ratusan juta dolar.

Pada awal Mei lalu, AS juga sudah mengirim kapal induk pembawa pesawat tempur dan pengebom B-52 ke kawasan tersebut. Langkah itu sebagai tanggapan atas langkah pasukan dukungan Iran yang dituding berencana menyerang pasukan AS. (BBC/Tes/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More