Tertipu Janji Manis Penjual Elektronik, Sugandi Rugi Ratusan Juta

Penulis: Gana Buana Pada: Kamis, 13 Jun 2019, 18:30 WIB Megapolitan
Tertipu Janji Manis Penjual Elektronik, Sugandi Rugi Ratusan Juta

Ist
Ilustrasi

SEORANG warga Kota Bekasi, Achmad Sugandi, 55, ditipu ratusan juta oleh oknum penjual barang elektronik. Saat ini, terduga pelaku bernama Suwandi alias Onyon, telah melarikan diri bersama kawanannya.

Robi, 31, anak korban, mengatakan, kasus penipuan tersebut terjadi tiga bulan lalu. Korban telah kehilangan uangnya hingga Rp100 juta. Uang tersebut digunakan korban untuk membeli barang elektronik pada pelaku, tetapi hingga kini barang yang dijanjikan tak kunjung datang.

"Hubungan mereka dari bisnis, namun barang yang dipesan pada Onyon sampai sekarang usahanya tidak jelas, padahal uangnya sudah diberikan," kata Robi pada Kamis (13/6).

Robi mengatakan, ayahnya dengan Onyon berkenalan secara tidak sengaja lewat rekannya. Sekitar Februari 2019 lalu, mereka bertemu Onyon di daerah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Kepada Sugandi, Onyon mengaku memiliki banyak kenalan di perusahaan elektronik di kawasan industri daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi.

"Dari pertemuan itu Ayah saya lalu menjalin bisnis dengan pelaku. Onyon menyanggupi permintaan ayah saya, ia memesan komponen televisi," jelas Robi.

Tak lama, kata dia, Onyon mengenalkan temannya bernama Purwanto dan Edy kepada korban. Dua sosok ini dianggap yang memiliki akses untuk memasok komponen barang elektronik dari perusahaannya ke usaha milik korban.

"Omongan pelaku manis banget, ayah saya percaya dan mentransfer uangnya Rp75 juta ke rekening Onyon atas nama Suwandi," katanya.

Bahkan, kata dia, korban kembali mengirim uang kepada Edy sebesar Rp30 juta untuk mempercepat proses pengiriman barang. Uang itu, sekaligus bentuk pembelian komponen elektronik yang dilakukan korban kepada mereka.


Baca juga: Jelang Sidang MK, Penutupan Jalan Mulai Malam Ini


"Ayah saya tergiur dengan tawaran pelaku, karena barang yang didatangkan itu asli dari pabrik dan dihargai murah," ungkapnya.

Setelah ditunggu hingga dua bulan, barang yang dipesan korban belum juga datang. Bahkan, Onyon malah kembali menggertak Sugandi bahwa dia memiliki kerabat yang bekerja di lembaga penegak hukum.

"Ayah saya ditakut-takuti pelaku, dia mengaku memiliki bekingan (perlindungan) dari kerabatnya di lembaga hukum," kata dia.

Pada H-1 Lebaran atau Selasa (4/6) lalu, Edy menghubungi Sugandi bahwa pesanannya akan tiba di rumahnya. Namun, Edy beralasan butuh uang tambahan sebesar Rp6 juta untuk mempercepat pengiriman sekaligus melunasi sisa kekurangan uang pembelian.

"Paketnya memang tiba di rumah, tapi barangnya nggak jelas. Isinya pipa bekas, air mineral gelas, dan pokoknya barang rongsokan," jelas dia.

Atas kejadian ini, Robi berencana akan mendampingi orangtuanya melapor ke polisi. Ia berharap agar pelaku segera ditangkap dan diadili.

Kasubag Humas Polres Metro Kota Bekasi, Kompol Erna Ruswing Andari, mengatakan, pihaknya berharap agar korban melapor ke polisi. Sehingga kasus penipuan yang dialami bisa diselidiki.

"Sebaiknya lapor, karena kalau memang demikian (menipu) terlapor akan kami tangkap. Namun tentunya lewat proses rangkaian pemeriksaan saksi, pelapor, terlapor dan barang bukti," tandas dia. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More