Kamis 13 Juni 2019, 18:11 WIB

Minta Semua Komisioner Dipecat, KPU: BPN Salah Alamat

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Minta Semua Komisioner Dipecat, KPU: BPN Salah Alamat

MI/Rommy Pujianto
Komisioner KPU Hasyim Asyhari (tengah) bersama Pramono Ubaid Tanthowi (kanan).

 

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi merespons gugatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang memerintahkan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memberhentikan seluruh komisioner KPU.

"Menurut saya mengajukan petitum ke MK untuk nonaktifkan KPU atau berhentikan (komisioner) KPU ya agak salah alamat," ungkapnya saat ditemui di Gedung KPU RI, Jakarta, Kamis (13/6).

Baca juga: Besok, Komisioner KPU Solid Datang ke MK

Ia menilai permohonan tersebut tidak tepat. Mestinya, kata dia, BPN melapor ke Dewan Kehormatan Penyelengggara Pemilu (DKPP) karena terkait kode etik.

"Menurut saya itu bukan kewenangan MK. Kalau soal kode etik itu adalah kewenangan DKPP dan selama ini tidak ada laporan soal pelanggaran kode etik selama proses penyelenggaraan pemilu. Tapi yang namanya permohonan ya enggak apa-apa," kata Pramono.

Dari 15 poin gugatan yang diajukan oleh tim kuasa hukum BPN, pada poin ke 13 disebutkan 'Memerintahkan kepada lembaga negara yang berwenang untuk melakukan pemberhentian seluruh komisioner dan melakukan rekruitmen baru untuk mengisi jabatan komisioner KPU." (Ins/A-5)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More