Kamis 13 Juni 2019, 18:45 WIB

Kemenperin Targetkan Pertumbuhan Industri Mamin 10 Persen

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Kemenperin Targetkan Pertumbuhan Industri Mamin 10 Persen

ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Saat ini industri mamin punya ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor

 

DIREKTUR Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim menargetkan pada tahun ini, industri makanan dan minuman (mamin) bisa tumbuh hingga 10%.

Bidikan tersebut melampaui realisasi capaian tahun sebelumnya. Kala itu, industri mamin hanya tumbuh 7,91%.

Untuk bisa mewujudkan target tersebut, Rochim yang baru saja dilantik, akan mendorong pemanfaatan sumber daya minyak kelapa sawit yang begitu melimpah di Nusantara.

Dengan penggunaan lebih maksimal di dalam negeri, Indonesia tidak akan lagi bergantung pada pasar ekspor yang kini memberikan harga cukup rendah.

"Ketika pasokan ke luar negeri dikurangi, harga pasti akan kembali naik. Kita bisa mendapatkan dua keuntungan sekaligus," ujar Rochim di Jakarta, Kamis (13/6).

Baca juga: Produk Mamin Indonesia Diminati Pasar Tiongkok

Selama ini, industri mamin menjadi sektor unggulan karena memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, industri harus terus berbenah untuk memproduksi barang dengan lebih efisien sehingga produk-produk yang lahir memiliki daya saing dan bisa berkompetisi di level global.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More