Kamis 13 Juni 2019, 15:50 WIB

Sidang Pendahuluan Sengketa Pilpres Bisa Jadi Momen Rekonsiliasi

Melalusa Susthira K | Politik dan Hukum
Sidang Pendahuluan Sengketa Pilpres Bisa Jadi Momen Rekonsiliasi

MI/Susanto
Juru bicara MK Fajar Laksono

 

ESOK, sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK). KPU, Bawaslu, maupun kedua kubu paslon yakni Prabowo-Sandi serta Jokowi-Amin akan menghadiri sidang yang diagendakan memuat pembacaan pokok-pokok permohonan.

Juru bicara MK Fajar Laksono mengatakan sidang esok hari dapat menjadi momen rekonsiliasi yang mempertemukan kedua paslon tersebut, apabila keduanya berkenan hadir.

"Artinya sebelum perdebatan atau dinamika persidangan, nanti kita lihat bisa jadi principal dalam hal ini kedua pasangan calon presiden itu bertemu dan mudah-mudahan menyejukkan kita semua. Bisa jadi ini momentum yang baik untuk mempertemukan kedua capres di Mahkamah Konstitusi," ujar Fajar di Gedung MK, Jakarta, Kamis (13/6).

Baca juga: Jokowi-Ma'ruf Tunjuk 33 Pengacara untuk Sengketa Pilpres

Kehadiran kedua paslon dalam persidangan di MK, menurut Fajar, memang bukan suatu kewajiban. Kedua paslon dapat diwakili oleh tim kuasa hukum yang telah ditunjuknya.

"Kalau harus sih tidak ya, karena sudah menunjuk kuasa hukum. Tetapi kalau hadir ya Alhamdulillah, kan begitu" tutur Fajar.

Sedangkan, Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna enggan berkomentar terkait hal tersebut. Ia lebih menjunjung netralitas dan independensi sebagai hakim konstitusi.

"Kalau itu kan di luar hakim, ya. Hakim tidak boleh aktif seperti itu lah. Kami siapapun yang datang dalam persidangan sepanjang memang mereka berhak yang hadir harus ikuti tata cara dan tata tertib persidangan," pungkas Dewa.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More