Kamis 13 Juni 2019, 11:17 WIB

Jokowi Pastikan tidak Ada Pembagian Jatah Kursi Menteri

Jokowi Pastikan tidak Ada Pembagian Jatah Kursi Menteri

ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo menyebut sejak awal pembentukan kabinetnya, termasuk hingga saat ini, tidak ada istilah pembagian jatah kursi menteri untuk partai politik pendukungnya.    

"Dalam politik bukan masalah, tanya saja ke partai-partai apa pernah kita bicara masalah menteri? Atau menteri apa? Enggak pernah," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (12/6).    

Menurut Jokowi, semua partai pendukungnya sudah mafhum bahwa penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden.    

Namun ia menjelaskan bahwa kemudian wajar jika ada partai-partai tertentu dengan persentase perolehan suara yang besar mendapatkan porsi kursi menteri yang lebih banyak.    

"Kalau beliau-beliau tahu itu hak prerogatif presiden, ya logis persentase gede masa diberi menteri satu, yang persentase kecil diberi menteri empat, ya enggak gitu, bukan penjatahan, normal saja," katanya.

Baca juga: HB X Bisa Pertemukan Jokowi-Prabowo

Hal itu dianggapnya bukan sebagai penjatahan, namun merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam dunia politik dan pemerintahan.    

Dengan caranya seperti itu, Jokowi mengaku tetap bisa mempertahankan kekompakan koalisi pendukungnya selama ini.   

"Nyatanya, lima tahun kemarin tidak ada masalah, semua dengan komunikasi, baik dengan ketua umum partai, dengan sekjen-sekjen, semua bisa dibicarakan saya kira dari pengalaman tidak ada masalah," katanya.   

Terkait partai politik atau pihak manapun yang menyatakan ingin bergabung dengan koalisinya, Jokowi menyatakan selalu terbuka.    

"Ya gabung saja. Saya kan selalu terbuka, siapa pun yang mau bersama-sama membangun negara ini, memajukan negara ini ayo kita ini kan tidak kenal oposisi murni tidak ada, jadi ya kita yang paling penting komunikasi," katanya. (OL-2)

Baca Juga

MI/Francisco Carolio

Irjen Napoleon Bakal Diperiksa Sebagai Tersangka

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 17:28 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berencana akan kembali memeriksa Irjen Napoleon sebagai...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

ICW Desak Kasus Jaksa Pinangki Ditelusuri Hingga ke MA

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 17:00 WIB
Muncul dugaan bahwa Pinangki memiliki relasi dengan oknum di Mahkamah Agung, sehingga bisa menjanjikan memberikan bantuan berupa fatwa bagi...
Istimewa

Deklarasi KAMI Bukan untuk Membuat Kisruh

👤Muhamad Fauzi 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 16:30 WIB
SEJUMLAH tokoh akan mendeklarasikan berdirinya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Gerakan  moral ini untuk mengembangkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya