Angkat Besi Indonesia Buru Tiket Olimipiade Lewat Kejuaraan Dunia

Penulis: Muhammad Al Hasan Pada: Kamis, 13 Jun 2019, 15:45 WIB Olahraga
Angkat Besi Indonesia Buru Tiket Olimipiade Lewat Kejuaraan Dunia

ANTARA/Muhammad Adimaja
Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan

CABANG olahraga angkat besi Indonesia terus bergerilya mengincar tiket olimpiade. Teranyar, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Indonesia (PB PABSI) bakal mengirim atlet ke kejuaraan dunia angkat besi di Pattaya, Thailand, 16-27 September mendatang.

Kejuaraan itu disebut-sebut sebagai batu loncatan utama atlet jika ingin tampil di kompetisi tertinggi sekelas Olimpiade 2020 di Tokyo.

"Itu bisa dibilang buat ambil tiket kualifikasi (Olimpiade) hidup mati. Harus bisa dapat," kata Kepala Pelatih Pelatnas Angkat Besi, Dirja Wihardja, saat ditemui di Jakarta, Rabu (12/6).

Ia mengatakan, pada kejuaraan itu, para atlet harus mampu melampaui target angkat beban seberat minimal 325kg untuk satu tiket Olimpiade di kelas 67kg.

Menurutnya, angka itu merupakan hal mudah, mengingat beberapa atlet Indonesia pernah mencapai catatan yang lebih tinggi.

"Triatno saat pelatnas Asian Games sudah pernah (mengangkat) 340kg. Nah kami kembalikan lagi (angka itu) di sisa waktu ini," ujarnya.

Baca juga: Eko Yuli Naik Podium di Kejuraan Angkat Besi Asia

Ia percaya Eko Yuli Irawan dan kawan-kawan bisa merebut tiket di kejuaraan dunia tersebut.

Khusus untuk Eko, ia optimistis peraih medali perunggu Olimpiade Rio 2016 itu dapat mengamankan satu tempat di Olimpiade dengan bekal latihan dan kompetisi nasional sebelum kejuaraan dunia.

Terkait kompetisi nasional yakni Pra-PON, Dirja tidak mengkhawatirkan kondisi pemain yang harus membela daerah masing-masing.

Menurutnya, penyelenggaraan Pra-PON yang berlokasi di Bandung tidak mengharuskan para atlet untuk pulang ke daerah masing-masing.

"Ada Pra-PON Agustus di Bandung. Mereka akan berangkat dari sini (Jakarta) dan kembali lagi," terangnya. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More