Jelang Berakhirnya Libur Lebaran, PT KAI Beri Diskon Tiket

Penulis: Theofilus Ifan Sucipto Pada: Kamis, 13 Jun 2019, 08:27 WIB Humaniora
Jelang Berakhirnya Libur Lebaran, PT KAI Beri Diskon Tiket

ANTARA/Siswowidodo
Sejumlah calon penumpang bersiap naik Kereta Api (KA) di Stasiun (KA) Madiun, Jawa Timur.

MEMASUKI hari-hari terakhir libur Lebaran, PT KAI menyediakan potongan harga tiket perjalanan kereta. Diskon tiket berlaku di semua kelas rangkaian kereta.

"KAI menyadari betul animo masyarakat untuk menggunakan kereta api (KA) dalam rangka pulang ke kampung halaman maupun sekadar berlibur bersama keluarga," kata Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah, Rabu (12/6).

PT KAI memberikan potongan harga tiket bervariasi di semua kelas rangkaian kereta.

Harga tiket kereta kelas eksekutif dimulai dari Rp150 ribu, kelas bisnis dimulai dari Rp165 ribu, dan kelas ekonomi dimulai dari Rp90 ribu.

"Tiket ini berlaku untuk perjalanan sampai dengan Minggu (16/6)," ujarnya.

Dia mencontohkan perjalanan KA Argo Bromo Anggrek tujuan Gambir-Surabaya Pasar Turi. Saat libur Lebaran, harga tiket normal berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp750 ribu.

Baca juga: Pemudik dengan Kereta Naik 10%

"Namun untuk pemberangkatan tanggal 10 sampai 16 Juni 2019 tarifnya hanya Rp430 ribu atau diskon 28 sampai 43%," jelas Dadan.

Dia menyebut tiket promo sudah bisa dipesan melalui melalui situs, aplikasi, dan contact centre KAI.

Selain itu, lanjut Dadan, kanal penjualan eksternal yang bekerja sama dengan KAI juga menyediakan tiket promo.

Promo ini berlaku untuk KA yang masih tersedia baik untuk KA reguler maupun KA tambahan pada masa angkutan Lebaran ini. Dadan berharap masyarakat memanfaatkan tiket promo tersebut.

"Promo ini bisa meningkatkan pelayanan dan juga minat masyarakat menggunakan KA sebagai moda transportasi pilihan untuk mudik," pungkas Dadan. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More