Kamis 13 Juni 2019, 11:15 WIB

Wakil Ketua DPRD DKI Nilai LRT Proyek Gagal

Rifaldi Putra Irianto | Megapolitan
Wakil Ketua DPRD DKI Nilai LRT Proyek Gagal

MI/RAMDANI
Kereta LRT membawa warga dari Stasiun Boulevard Utara menuju Velodrome, Jakarta.

 

WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) DKI Jakarta Muhammad Taufik menilai moda angkutan massal Lintas Raya Terpadu (LRT) merupakan proyek gagal.

"LRT proyek gagal. Pertama gagal waktu, kedua gagal fungsi, dan ketiga gagal efisien anggaran," kata Taufik, saat dihubungi, Rabu (12/6).

Ia pun merincikan mengenai tiga poin kegagalan dari LRT. Kegagalan waktu tersebut terbukti sejak Asian Games 2018 tahun lalu.

"Gagal waktu adalah waktu pendirian LRT itu semua ngotot untuk kepentingan Asian Games. Asian Games sudah berlalu hampir setahun LRT ga jadi-jadi, " sebutnya.

LRT juga dianggap telah gagal memenuhi fungsinya.

"Gagal fungsi. Fungsinya dulu buat apa? Buat ngangkut atlet ga ada. Buat ngurangi kemacetan, menurut saya ga berfungsi di situ. itu kan daerah yang sangat dekat sekali (Velodrome-Kelapa Gading), " jelasnya.

Baca juga: Peminat Kereta Ringan Jakarta Membeludak

Soal kegagalan efisiensi, Taufik mengatakan APBD senilai Rp5,8 triliun yang telah dikucurkan untuk membangun proyek tersebut. Hanya mampu membangun panjang lintasan LRT sepanjang 5,8 kilometer.

"Ketiga gagal efisiensi, biayanya Rp5,8 triliun untuk 5,8 kilometer, jadi Rp1,1 triliun per kilometer. Saya menyarankan kepada Pemprov DKI atau TGUPP laporinlah ke KPK bahwa ini proyek gagal, " ungkapnya.

Taufik juga menanyakan mengenai izin operasi yang tidak kunjung keluar. Ia memperkirakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) belum rampung, sehingga berdampak pada izin operasi.

"Nah ini pertanyaannya kenapa izin operasi belum dikeluarin, jangan-jangan AMDAL-nya belum jadi. Kan proyek gagal nih, " jelasnya.

LRT Jakarta, saat ini, tengah melakukan uji publik mulai Selasa (11/6) hingga Jumat (21/6).

Operasi uji coba tersebut dilakukan mulai pukul 05.30 WIB hingga 23.00 WIB dengan selang waktu antarkereta (headway) 10 menit.

Adapun LRT akan menaikan dan menurunkan penumpang di 6 stasiun LRT yakni, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulo Mas, Stasiun Equestrian, Stasiun Velodrome.

Uji coba tersebut digelar guna mempersiapkan LRT beroperasi secara komersial. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Lomba Agustusan Diganti dengan Kegiatan Syukuran

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 18:10 WIB
Keresahan warga terhadap bahaya penularan covid-19 membuat perlunya alternatif merayakan kemerdekaan dengan mengikuti protokol...
-

Motif Penembakan Bos Pelayaran di Jakut belum Diketahui

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 14:14 WIB
Polisi telah melakukan visum. Hasilnya, Sugiarto tewas dengan lima luka tembakan di...
Antara/Aditya Pradana

Satpol PP DKI: Aturan Denda Progresif Masih Disusun

👤 Tri Subarkah 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 13:37 WIB
"Kita bukan kejar denda, kita ingin kejar efek jera terus meningkat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya