Kamis 13 Juni 2019, 10:45 WIB

HB X Bisa Pertemukan Jokowi-Prabowo

Agus Utantoro | Politik dan Hukum
HB X Bisa Pertemukan Jokowi-Prabowo

MI/FAUZI
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

 

SRI Sultan Hamengkubuwono X dianggap sebagai tokoh yang cocok untuk mempertemukan dua tokoh yang berkontestasi dalam Pilpres 2019, Joko Widodo dengan Prabowo Subianto. Pasalnya, Sultan HB X merupakan tokoh netral yang tidak berpartai politik. "Tokoh yang dianggap netral dan cocok serta bisa diterima oleh kedua kubu hanyalah Sri Sultan Hamengkubuwono," kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi, di Yogyakarta, kemarin.

Yudian berharap rekonsiliasi tersebut bisa digelar dalam waktu dekat di tengah suasana Lebaran. "Selain itu, perlu segera digelar pula halalbihalal bagi pendukung pasangan capres/cawapres, dengan harapan akan menurunkan suasana tegang pascapilpres. Kedua kubu pendukung saling memaafkan dan saling meminta maaf. Syukur-syukur pertemuan itu dilakukan sebelum putusan MK," katanya.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai rekonsiliasi antara kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden akan lebih mudah dilakukan setelah MK menyelesaikan proses persidangan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). "Saya yakin setelah MK memutuskan, apa pun, kedua belah pihak menerimanya. Nah, kalau sudah selesai itu, rekonsiliasinya akan lebih mudah," katanya.

Kalla menyebutkan, setelah melakukan pertemuan dengan capres Prabowo Subianto di bulan Ramadan lalu, dirinya menilai Prabowo akan menerima hasil putusan MK terkait dengan gugatan PHPU tersebut. "Saya yakin akan diterima, Pak Prabowo juga orang realistis. Kalau mau lebih aman tentu sekarang, tapi juga ada faktor-faktor lain," tambahnya.

JK mengungkapkan dalam pertemuannya dengan Prabowo beberapa waktu lalu, mereka berdua membahas mengenai kondisi pascapilpres, juga upaya untuk menyelesaikan persoalan bangsa. "Sebagai kawan, kita bicara solusi negeri yang akan datang, kita utamakan keadilan ekonomi. Salah satu tujuan Pak Prabowo adalah keadilan ekonomi, jadi kita sama-sama bicara lagi seperti itu, yang lainnya semua sepakat," jelasnya. (AU/Ant/P-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More