Rabu 12 Juni 2019, 21:33 WIB

Komisi V DPR RI Apresiasi Kelancaran Mudik 2019

Atalya Puspa | Humaniora
Komisi V DPR RI Apresiasi Kelancaran Mudik 2019

Antara/Dhemas Reviyanto
Menhub dan jajaran Kemenhub saat mengikuti rapat kerja dengan komisi V DPR RI

 

KOMMISI V DPR RI memberikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait lancarnya mudik Lebaran 2019.

"Acara mudik kebiasaan kita tahun ini bisa berjalan lancar. Masyarakat juga senang dengan pengarahan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan," kata Anggota DPR Komisi V Sahat Silaban di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/6).

Hal senada juga diungkapkan oleh Anggota Komisi V dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Bakri. "Mudik lebaran tahun ini cukup bagus, juga di daerah saya (Jambi), itu bagus," ucapnya.

Namun begitu, Komisi V mencatat sejumlah koreksi kepada Kemenhub. Di tengah kelancaran arus mudik, terdapat sedikit hambatan pada arus balik, yakni kemacetan di sejumlah wilayah.

Baca juga : Menhub Akui Mudik Lebaran 2019 Masih Belum Maksimal

Hal tersebut timbul karena masih banyaknya masyarakat yang memutuskan untuk mudik menggunakan kendaraan pribadi ketimbang transportasi publik.

"Angkutan peak season ini, lebih hebat lagi kalau bapak (Menhub) bisa menyempurnakan angkutan publik dan tidak menggunakan kendaraan pribadi, tapi kita dorong ke transportasi publik," kata Anggota Komisi V Bambang Haryo.

Menurutnyan, dengan mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik, maka hal tersebut akan menambah efisiensi serta mengurangi kemacetan di masa mudik.

Untuk itu, pihaknya berharap, pada tahun-tahun mendatang Kemenhub dapat menyempurnakan transportasi publik guna menarik minat masyarakat beralih dari angkutan pribadi.

"Kami harap ini jadi prioritas. Double track yang sudah dibangun oleh pemerintah sebelumya juga dimanfaatkan sesuai dengan target Kemenhub waktu itu adalah angkutan penumpang kereta api naik 100% dan penumpang angkutan darat mencapai 1 juta pengguna," tuturnya.

Pada kesempatan berbeda, Menhub Budi Karya Sumadi mengapresiasi masukan dari para anggota Komisi V. IA mengungkapkan, ke depan, Kemenhub akan melakukan serangkaian evaluasi terkait berjalannya mudik Lebaran.

"Akan kita lakukan. Kita akan usulkan waktu mudik dan balik harus sama. Kemarin itu (arus mudik) 6 hari, dan (arus balik) 3 hari," ujar Budi.

Selain itu, pihaknya juga akan merevitalisasi angkutan bus dan kereta api, baik dari segi terminal, hingga sistem reservasi guna mendorong masyarakat berpindah dari angkutan pribadi.

"Ketiga rest area. Keempat edukasi masyarakat, karena kita harus punya kesadaran bahwa kalau bisa jangan berkendara sambil jalan," tutupnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More