Rabu 12 Juni 2019, 20:38 WIB

Belum Ada Konsensus Global, Menkeu Tetap Kejar Pajak Google Cs

Nur Aivanni | Ekonomi
Belum Ada Konsensus Global, Menkeu Tetap Kejar Pajak Google Cs

AFP/Spencer Platt
Google Office

 

MESKI belum ada konsensus global, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, pemerintah tetap mengejar pajak bagi raksasa teknologi dunia seperti Google, Facebook, dan Amazon.

Pemerintah, kata dia, menggunakan pendekatan yang dinilai bisa merepresentasikan kewajiban mereka dalam membayar pajak.

"Kalau konsesus belum ada, kan penerimaan pajak harus tetap ada. Setiap negara berhak untuk membuat pendekatan yang mereka anggap sebagai pendekatan yang fair," kata Sri Mulyani saat ditemui di Gedung BPK RI, Jakarta, Rabu (12/6).

Baca juga : G-20 Susun Aturan Pajak Perusahaan TI

Dalam mengumpulkan pajak Google Cs, kata Sri Mulyani, Direktorat Jenderal Pajak tetap menyampaikan basis perhitungan pajak mereka. Ditjen Pajak memiliki informasi-informasi yang mendukung mulai dari sales, advertisement maupun lainnya.

"Jadi terhadap perusahaan-perusahaan digital ini, teman-teman pajak punya basis untuk menghitungnya. Mereka akan katakan ini kewajiban, menurut teman-teman pajak estimasinya sepertinya ini dan mereka akan meng-counter berdasarkan data mereka dan nantinya akan disepakati," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, menteri keuangan dari Kelompok 20 (G-20) sepakat mendorong penyusunan peraturan umum untuk menutup celah hukum kecurangan pajak yang bisa digunakan oleh Google Cs.

Selama ini, perusahaan teknologi informasi raksasa menerima banyak kecaman lantaran memotong tagihan pajak di negara-negara tujuan atau pengguna. (OL-8)

Baca Juga

Antara/M Risyal Hidayat

Dibuka Besok, IHSG Diprediksi Melemah

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:08 WIB
Analis menilai pergerakan IHSG berpotensi rebound pada akhir pekan. Namun, sentimen dari pasar keuangan global patut...
MI/Vicky Gustiawan

Produksi Pertanian dan Sayuran Meningkat, Ekspor Tumbuh Positif

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:28 WIB
Pihaknya, berharap momen pandemi ini menjadi momentum untuk makin cinta produk petani...
DOK KEMENTAN

Yuk, Coba Pangan Lokal Hasil Pekarangan untuk Lebaran

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:12 WIB
Sebab melalui cara pangan dari pekarangan, kebutuhan pangan keluarga secara swadaya bisa dipenuhi dan mendukung gerakan yang lebih besar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya