Berbahasa Asing tidak Nasionalis?

Penulis: Haufan Hasyim Salengke Pada: Kamis, 13 Jun 2019, 08:00 WIB Advertorial
Berbahasa Asing tidak Nasionalis?

Metro TV
Provocative Mindset

KITA kadang mendengar seseorang mengatakan berbicara dahulu bahasa Indonesia baru berbicara dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Sebagian lainnya berpendapat menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar wajib hukumnya.

Orang Indonesia tapi berbahasa asing di negaranya sendiri berarti tidak nasionalisme? Benarkah? Nasionalisme tidak melulu dilihat dari intensitas penggunaan bahasa asing kita. Ketika menggunakan bahasa asing untuk mengenalkan Indonesia kepada dunia seperti lewat vlog bukankah itu juga bentuk kecintaan dan nasionalisme terhadap negeri?

William Hartanto, aktor Indonesia yang dikenal sebagai Boy William, berpendapat berbahasa Indonesia dan menggunakan bahasa Inggris pada saat bersamaan bukanlah sesuatu yang harus dipersoalkan. “Saya pikir bahasa Inggris merupakan bahasa global, apalagi dengan era digital semua orang aksesnya bisa ke mana pun di seluruh dunia. Inggris penting untuk diketahui setidaknya dimengerti,” kata Boy yang sering menggunakan bahasa asing karena ia tumbuh dan besar di luar negeri.

Baca juga: Etika Bertamu

“Saya tidak setuju nasionalisme diukur dari situ. Nasionalisme (bagi saya) ialah bagaimana kita berbakti kepada negara ini,” tandas Boy. Provocative Mindset episode Is English Important disponsori oleh Polytron. (S2-25)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More