Rabu 12 Juni 2019, 19:35 WIB

Sultan HB X Dinilai Tokoh yang Tepat Pertemukan Jokowi-Prabowo

Agus Utantoro | Nusantara
Sultan HB X Dinilai Tokoh yang Tepat Pertemukan Jokowi-Prabowo

antara
PRESIDEN BERTEMU SRI SULTAN HB X

 

SRI Sultan Hamengku Buwono X dianggap sebagai tokoh yang paling pas untuk mempertemukan dua tokoh yang berkontestasi dalam Pemilihan Umum Presiden, Joko Widodo dengan Prabowo Subianto atau calon Presiden nomor urut 01 dengan 02.

Hal itu diungkapkan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Prof KH Yudian Wahyudi PhD di Yogyakarta, Rabu (12/6).

"Tokoh yang dianggap netral dan cocok serta bisa diterima oleh kedua kubu hanyalah Sri Sultan Hamengku Buwono X," katanya.

Menurut Yudian, Sri Sultan adalah tokoh netral yang tidak berpartai politik. Karena itu, kata Rektor UIN Sunan Kalijaga itu, Sri Sultan menjadi sosok yang bisa diterima di kedua kubu.

Dari sisi waktu, imbuhnya, saat ini merupakan momen yang paling pas mumpung masih dalam bulan Syawal.

"Bulan syawal adalah bulan penuh rahmat, bulan yang saling memaafkan. Untuk itu, tepat rasanya bila keduanya bisa bertemu," imbuhnya.


Baca juga: Dinas Pendidikan Sulsel Minta Sekolah Aktif Sosialisasikan PPDB


Ia kemudian mengajukan gagasan perlu segera digelar pula halal bihalal bagi pendukung pasangan capres/cawapres, dengan harapan akan menurunkan suasana tegang pascapilpres.

"Kedua kubu pendukung saling memaafkan dan saling meminta maaf," katanya.

"Saya pikir halal bihalal partai pendukung capres ini, sangat penting. Syukur-syukur pertemuan itu dilakukan sebelum putusan MK, sehingga suasana bisa menjadi lebih tenteram," tambahnya.

Oleh karena itu, ia berharap Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X, menjadi penengah untuk mempertemukan keduanya.

Yudian juga mengingatkan bahwa orangtua capres nomor urut 02 adalah keturunan Hamengku Buwono II. Sehingga posisi Sri Sultan HB X sebagai raja rasanya pas bila mempertemukan keduanya. Untuk itu, ia berharap Raja Keraton Yogyakarta, bisa menjadi penengah untuk mempertemukan keduanya. (OL-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More