Sah Gantikan Neneng, Bupati Eka Siap Bangun Kabupaten Bekasi

Penulis: mediaindonesia.com Pada: Rabu, 12 Jun 2019, 19:15 WIB Nusantara
Sah Gantikan Neneng, Bupati Eka Siap Bangun Kabupaten Bekasi

Ist
Eka Supria Atmaja resmi dilantik sebagai Bupati Bekasi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (12/6).

USAI dilantik menjadi Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Eka Supria Atmaja menyebutkan akan bergerak cepat dan melaksanakan beberapa program prioritas yang akan dilaksanakan setelah dirinya menjabat sebagai Bupati Bekasi.

Demikian diungkapkan Eka di Gedung Sate, Bandung, Jabar, Rabu (12/6).

"Pada sektor investasi, pendirian Mal Pelayanan Publik menjadi fokus utama kami untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun para investor dalam berusaha di Kabupaten Bekasi," ujar Eka.

Oleh karenanya, dia akan memastikan jajarannya untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk pendirian Mal Pelayanan Publik tersebut.

Pada sektor infrastruktur, ia akan memastikan keberlangsungan pelaksanaan pembangunan infrastruktur dari mulai jalan, jembatan, sampai dengan infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang telah dianggarkan di 2019.

"Di antaranya 28 titik perbaikan jalan kabupaten seperti peningkatan Jalan Raya Batas Kota Bekasi sampai Kecamatan Babelan yang saat ini sedang masuk proses lelang, penanganan longsor badan jalan di Jalan Karang Satria–Puloputer, peningkatan Jalan Kalimalang dari Batas Kota sampai Cibitung, pembangunan 17 jembatan di antaranya lanjutan pembangunan Jembatan Pebayuran–Rengasdengklok dan pembangunan Jembatan Pantai Bakti Tahap II," ujarnya.

Adapun dari segi infrastruktur pendidikan, lanjut Eka, dirinya akan merehabilitasi total 41 bangunan SD dan 11 SMP, tak ketinggalan untuk infrastruktur kesehatan juga akan difokuskan pada pembangunan 11 puskesmas baru dan renovasi 3 puskesmas.

"Selain itu juga di sektor kesehatan, melalui Jajaran Dinas Kesehatan, kami akan akan melakukan peningkatan kemudahan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan yang bermutu, merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat melalui integrasi Program Layad Rawat dengan PSC 119 Kabupaten Bekasi," ujar Eka.

 

Baca juga: Satu Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Sumbar

 

Sedangkan di sektor pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, pihaknya melalui Disdukcapil akan melakukan pelayanan keliling ke 164 desa dengan menggunakan 3 mobil pelayanan keliling yang tersedia.

Selain itu, inovasi Pelayanan Kios Capil sebanyak 7 kios yang difasilitasi daring dengan menggunakan media sosial WhatsApp sebagai sarana komunikasi warga kepada petugas. Yang tidak kalah penting bahwa pihaknya juga sedang mengkaji perihal pembukaan Mal Pelayanan Publik sehingga masyarakat tidak perlu repot datang ke Kantor Disdukcapil.

Tak ketinggalan, perihal ketenagakerjaan, menurut Eka, masalah pengangguran di Kabupaten Bekasi masih membutuhkan perhatian yang serius, sehingga dirinya akan segera berkordinasi dengan Provinsi Jawa Barat untuk merancang aturan yang memuat tentang penyerapan tenaga lokal.

"Kita akan selenggarakan juga Program peningkatan kesempatan kerja, berupa pelatihan dan sertifikasi calon tenaga kerja agar dapat langsung diserap oleh industri di Kabupaten Bekasi, serta pelatihan bagi masyarakat produktif dalam rangka mengurangi angka pengangguran," ujarnya.

Eka, yang menggantikan posisi Neneng Hasanah Yasin yang tersandung kasus korupsi itu, mengakui bahwa program-program tersebut bukanlah perkara yang mudah untuk dilaksanakan. Pasalnya, diperlukan kerja sama yang baik dan terintegrasi antarseluruh pemangku kepentingan yang ada.

"Peningkatan kualitas mental para aparatur sipil negara yang ada di Kabupaten Bekasi juga penting dilakukan agar tidak terjadi lagi penyimpangan penyimpangan yang dilakukan oleh aparatnya," ujar Eka.

Dalam acara pelantikan tersebut, turut hadir unsur Forkompinda Jawa Barat, Forkompinda Kabupaten Bekasi, pimpinan DPRD, dan para pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemkab Bekasi, serta tamu undangan lainnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More