Rabu 12 Juni 2019, 20:30 WIB

Harga Cabai Merah Tinggi, Mendag Sebut Masalah Distribusi

Atalya Puspa | Ekonomi
Harga Cabai Merah Tinggi, Mendag Sebut Masalah Distribusi

ANTARA
Cabai Merah

 

DIREKTUR Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengungkapkan hingga lima hari pascalebaran, harga cabai merah besar masih melambung.

Diketahui, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang diakses pada hargapangan.id, harga cabai merah masih berada di level Rp49.400 per kilogram.

Tjahya mengungkapkan, pihak Kemendag masih belum dapat memastikan apa penyebab tingginya harga cabai merah besar tersebut. Namun begitu, dirinya menduga adanya masalah dalam proses distribusi.

"Saya rasa tidak ada bencana alam, enggak ada apa-apa ini. Kemungkinan kalau saya lihat ini belum memenuhi kebutuhan secara keseluruhan," katanya di Gedung Kemendag, Jakarta, Selasa (12/6).

Baca juga: Harga Cabai Merah di Tapanuli Utara Naik

Di sisi lain, pihaknya tidak melihat adanya kenaikan harga cabai rawit yang saat ini berada di level harga Rp15 ribu per kilogram.

Dirinya membeberkan, hal itu berkaitan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang banyak menggunakan cabai merah besar untuk bahan masakan dibanding cabai rawit. Hal tersebut kemudian membuat permintaan cabai merah besar lebih tinggi.

Selain itu, dirinya juga menyoroti harga bawang putih yang menjadi penyumbang inflasi bulan lalu.

"Inflasi tunggi bawang putuh salah satunya. H+5 ini harga sudah mulai turun lagi. Ayam sama telur sempat naik, tapi sekarang enggak. Karena memang produksinya cukup. Jadi gak ada alasan untuk naik," pungkas Tjahya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More