Eks Panglima TNI Minta Jangan Ada Lagi Penyebutan Tim Mawar

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Rabu, 12 Jun 2019, 16:33 WIB Politik dan Hukum
Eks Panglima TNI Minta Jangan Ada Lagi Penyebutan Tim Mawar

MI/ROMMY PUJIANTO
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko meminta masyarakat tidak lagi mengaitkan Tim Mawar dengan kerusuhan 21-22 Mei. Pasalnya, tim yang terlibat penculikan pada Mei 1998 itu sudah tidak lagi eksis.

"Jangan lagi menyebut Tim Mawar, nanti merancukan situasi," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/6).

Alasannya, sambung Moeldoko, Polri tengah mengusut kasus kerusuhan tersebut, termasuk untuk menemukan dalangnya. Ia berjanji bahwa Polri mampu mengungkap pelaku kerusuhan tersebut, termasuk pemasok senjata yang akan digunakan untuk membunuh sejumlah tokoh nasional.

Baca juga: Menhan Minta Tim Mawar tidak Dikaitkan dengan TNI

"Ini masih proses, hanya memakan waktu. Bagaimana asal-sul senjata. selanjutnya nanti akan maju lagi siapa sih sesungguhnya yang berada di balik ini semuanya. Jadi kemarin belum sampe ke dalang kerusuhannya," jelas mantan Panglima TNI itu.

Ia memastikan pengusutan kasus tersebut akan berjalan transparan. Di sisi lain, Moeldoko meminta publik tidak berspekulasi di luar koridor hukum yang dapat memicu hoaks.

"Kami membuka seluas-luasnya proses penyidikan agar masyarakat paham bahwa semuanya tidak ada yang direkayasa. Jadi jangan mengembangkan hal-hal yang tidak benar," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More