Konektivitas Wilayah Tingkatkan Daya Saing

Penulis: Nur Aivanni Pada: Rabu, 12 Jun 2019, 15:15 WIB Ekonomi
Konektivitas Wilayah Tingkatkan Daya Saing

ANTARA FOTO/Ardiansyah/ama.
MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan infrastruktur tidak bisa berdiri sendiri. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus bisa diberdayakan untuk kegiatan ekonomi lainnya yang bermanfaat.

"Infrastruktur harus menggerakan kegiatan konektivitas dan memberikan hal-hal kebaikan ekonomi bagi masyarakat," kata Budi dalam acara diskusi yang bertajuk konektivitas memacu pertumbuhan berkualitas, di Jakarta, Rabu (12/6).

Sebagai negara kepulauan, kata Budi, Indonesia memiliki beragam moda transportasi, mulai darat, laut, dan udara yang berkembang pesat. Oleh karena itu, ia berharap ragam moda transportasi tersebut bisa menjadi pendorong perekonomian di daerah-daerah dengan adanya pembangunan infrastruktur yang digenjot pemerintah.

"Harapan saya, konektivitas bukan terbatas pada konektivitas. Ini adalah suatu kebanggaan masa depan bangsa, bagaimana kita membuat Indonesia punya lebih daya saing. Berdayakan konektivitas itu dengan kegiatan-kegiatan ekonomi," terangnya.

Sementara itu, Ekonom Senior CORE Indonesia Hendri Saparini menyampaikan pembangunan infrastruktur pasti akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, kata dia, yang paling penting saat ini adalah infrastruktur mana yang paling memberikan imbal hasil yang paling cepat dan paling tepat.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan oleh pemerintah saat ini harus dimaksimalkan dengan perencanaan yang lebih fokus ke depannya. "Membangun itu semestinya terintegrasi, kalau ngga, jadi parsial. Apa yang akan jadi prioritas 5 tahun ke depan?" katanya. (A-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More