McMenemy Akui Timnas Dapat Pelajaran Berharga dari Yordania

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Rabu, 12 Jun 2019, 14:15 WIB Sepak Bola
McMenemy Akui Timnas Dapat Pelajaran Berharga dari Yordania

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Simon McMenemy

PELATIH Timnas Indonesia Simon McMenemy mengatakan timnya mendapatkan pelajaran berharga dari Yordania. Hal itu diakuinya usai Indonesia kalah 1-4 dari Yordania pada laga uji coba internasional (FIFA Match Day) di Stadion King Abdullah II, Amman, Yordania, Selasa (11/6).

"Laga ini menjadi kredit tersendiri untuk Yordania. Mereka tim yang kuat, punya teknis bagus. Ini adalah tim (Yordania) yang sama ketika mengalahkan Australia. Alasan utama kami ke sini adalah mendapat lawan tim kuat dan kami dapat itu," kata McMenemy melalui keterangan resmi, Rabu (12/5).

Ia mengaku menginginkan kemenangan dari laga itu tapi hanya bisa mendapatkan pelajaran berharga dari kekalahan 1-4. Karenanya, Pasukan Garuda harus mengambil hikmah dari pertandingan itu sebagai pengalaman berharga untuk laga lebih serius lagi di kemudian hari.

Baca juga: Melawat ke Amman, Timnas Takluk di Tangan Tuan Rumah

"Harapan kami bisa belajar. Yordania adalah tempat yang susah untuk main. Namun kalau misalnya kami balik ke sini lagi, tentu persiapan akan lebih baik. Karena kami sudah tahu. Kami tahu sejak awal bakal susah," katanya.

Pelatih asal Skotlandia itu mengaku optimistis Timnas Indonesia akan lebih baik lagi saat menatap laga uji coba selanjutnya melawan Vanuatu.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6).

"Masih ada pertandingan di Jakarta, di rumah kita. Menuju pertandingan itu kami akan pulang dengan kepercayaan diri. Saya tidak mau bicara kesalahan individu pemain. Saya lebih ingin error (kesalahan) mereka sebagai pembelajaran supaya lebih berkembang," pungkas pelatih berusia 41 tahun itu. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More