Pengusaha Hong Kong Ikut Protes soal RUU Ekstradisi

Penulis: mediaindonesia Pada: Rabu, 12 Jun 2019, 06:20 WIB Internasional
 Pengusaha Hong Kong Ikut Protes soal RUU Ekstradisi

(Foto: DALE DE LA REY / AFP)
Penampakan massa aksi di Hong Kong dari ketinggian

SEJUMLAH pengusaha di Hong Kong siap mogok dan menutup usaha mereka sebagai bagian dari protes terhadap rencana pemerintah yang akan meloloskan undang-undang yang memungkinkan ekstradisi ke Tiongkok.

Sebagian besar bisnis yang bakal mogok dan tutup ialah toko kelontong dan usaha kecil. Mereka merupakan bagian penting dari perekonomian Hong Kong.

Hingga kemarin pagi, lebih dari 100 pebisnis telah menyatakan rencananya untuk ikut mogok. Bisnis itu meliputi kedai kopi dan restoran hingga toko kamera, toko mainan, salon kuku, studio yoga, dan bahkan toko hiburan dewasa.

"Hong Kong dibangun oleh berbagai generasi dengan kerja keras," tulis studio Meet Yoga di akun Instagram-nya. "Hong Kong tanpa kebebasan, bagaimana kalau kita menghapusnya sepenuhnya dari peta dan menyebutnya Tiongkok?"

"Saya gadis Hong Kong yang tidak mengenal politik dan menemukan kesenangan dalam hal-hal kecil dalam kehidupan, tetapi saya tahu politik sebenarnya memengaruhi semua aspek kehidupan kita," kata seorang pemilik toko aksesori bunga.

Sementara itu, pengacara Michael Vidler mengatakan akan mengizinkan 12 karyawannya untuk bertindak sesuai dengan hati nurani mereka dan melakukan mogok kerja.

Merusak reputasi

Hong Kong diguncang unjuk rasa besar pada Minggu (9/6) ketika warganya meminta para pemimpin kota itu untuk membatalkan rencana ekstradisi yang didukung Beijing. Ini unjuk rasa terbesar sejak kota itu kembali ke Tiongkok pada 1997.

Warga khawatir undang-undang itu akan membuat orang menghadapi pengadilan Tiongkok yang tidak jelas dan merusak reputasi Hong Kong sebagai pusat bisnis internasional. Sementara itu, para pemimpin Hong Kong menyebut UU itu perlu agar kota itu tidak menjadi sarang buron.

Undang-undang itu menurut rencana akan segera disahkan parlemen kota yang didominasi loyalis Beijing.

Sejumlah kelompok telah bersumpah akan berunjuk rasa kembali di luar parlemen dan mendesak warga Hong Kong bergabung atau melakukan aksi mogok. (AFP/Yan/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More