Selasa 11 Juni 2019, 21:00 WIB

Tahun Ini, Penerapan Mudik tanpa Sampah Plastik Lebih Baik

Sri Utami | Humaniora
Tahun Ini, Penerapan Mudik tanpa Sampah Plastik Lebih Baik

MI/DHIKA WINATA
Novrizal Tahar, membagikan kantong plastik nabati dan botol minum guna ulang kepada pemudik di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek

 

DIREKTUR Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Novrizal Tahar mengatakan penerapan mudik tanpa sampah plastik di tahun ini lebih baik dan siap dari tahun sebelumnya. Ia menyebut secara umum koordinasi dan persiapan jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Tahun ini lebih baik dan lebih siap. Intsruksi sudah kami koordinasikan lebih awal kepada pemerintah daerah. Jadi pemda punya waktu cukup untuk menerapkannya," kata Novrizal di Jakarta, Selasa (11/6).

Selain kampanye pengurangan sampah plastik yang terus digencarkan, saat ini juga dilakukan koordinasi dan upaya mendorong pemerintah daerah untuk aktif memantau dan monitoring berbagai lokasi yang dilewati pemudik.

"Mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif melakukan pematauan dan monitoring tentunya untuk tempat dan semua jalur yang dilewati pemudik seperti rest area, jalan dan lainnya," ungkapnya.

Baca juga: Petugas Kebersihan Libur, Sampah Menumpuk

Pemerintah menurunkan tim khusus untuk memantau, menerapkan dan mengampanyekan pengurangan penggunaan kantong plastik. Hal ini akan terus dilakukan termasuk di setiap hari bessr setiap tahun.

"Ini terus akan dilakukan karena membangun kesadaran itu terus menerus," imbuhnya.

Pada musim mudik sebelumnya, KLHK mencatat produksi harian sampah di satu tempat peristirahatan mencapai 10 ton. Jumlah ini bertambah tiga kali lipat dari hari biasa yang menghasilkan sampah sekitar tiga ton. Sedangkan pada tahun ini KLHK memprediksi sampah yang dihasilkan mencapai 16.100 ton per hari.

"Dari jumlah itu, sampah yang banyak dihasilkan meliputi styrofoam, kemasan mi instan, botol minuman, gelas plastik minuman, kertas pembungkus makanan, peralatan makan plastik sekali pakai dan bungkus plastik," paparnya

Dalam sehari, lanjutnya, setiap orang dapat menghasilkan sampah 0,7 kilogram. Jumlah tersebut akan terus bertambah jika tidak dikendalikan untuk mengurangi sampah palastik.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More