Arus Balik Belum Kelar, Angkutan Barang Masih Dilarang Masuk Tol

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Selasa, 11 Jun 2019, 17:30 WIB Ekonomi
Arus Balik Belum Kelar, Angkutan Barang Masih Dilarang Masuk Tol

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Arus balik lebaran.

KEMENTERIAN Perhubungan mencatat masih terdapat sekitar 476.000 kendaraan yang akan masuk ke Jakarta dalam periode arus balik susulan sepanjang pekan ini.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah memperpanjang waktu pembatasan angkutan barang di Jalur Tol.

Mengacu pada aturan awal, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2019 tentang Pengaturan lalu Lintas Pada Masa Angkutan lebaran tahun 2019, pada masa arus balik angkutan barang dilarang melintas di ruas tol selama tiga hari yakni 8-10 Juni. Namun, larangan akhirnya diperpanjang sampai 12 Juni.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan keputusan tersebut dilakukan setelah evaluasi lalu lintas arus balik Lebaran 2019.

"Karena masih banyak yang belum kembali. Kalau harus berbarengan dengan angkutan barang, nanti bisa makin padat," ujar Budi melalui keterangan resmi, Selasa (11/6).

Baca juga: Hingga H+3, 476 Ribu Kendaraan Belum Kembali

Ia juga menilai kebijakan tersebut tidak akan banyak membebani pelaku usaha karena pembatasan hanya dilakukan sepanjang Tol Semarang-Jakarta.

Pembatasan kendaraan barang lanjutan itu, sambung Budi, tidak bersifat keras. Artinya, polisi tidak akan menilang angkutan barang yang melintas di tol dari Semarang hingga Jakarta pada waktu tersebut.

"Aparat hanya akan mengeluarkan mereka dari jalan tol untuk menggunakan jalan arteri," terang Budi.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More