Kim Jong-nam Disebut Informan CIA

Penulis: Willy Haryono Pada: Selasa, 11 Jun 2019, 13:30 WIB Internasional
Kim Jong-nam Disebut Informan CIA

AFP/TOSHIFUMI KITAMURA
Kim Jong-nam

KIM Jong-nam, kakak pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, disebut pernah menjadi informan untuk Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA. Kabar itu disampaikan di surat kabar Wall Street Journal (WSJ), Senin (10/6).

WSJ mengutip seorang sumber yang tidak disebutkan namanya dalam artikel mengenai Kim Jong-nam. CIA menolak mengomentari.

"Ada sebuah hubungan antara CIA dan Kim Jong-un," ucap sumber tersebut dalam artikel WSJ.

"Beberapa mantan pejabat AS mengatakan bahwa kakak (dari Kim Jong-un), yang tinggal di luar Korut selama bertahun-tahun dan tidak memiliki pengaruh di Pyongyang, kemungkinan besar tidak dapat mendapatkan detail mengenai seluk beluk negaranya," tulis WSJ.

Beberapa mantan pejabat AS juga disebutkan di WSJ bahwa Kim Jong-un hampir pasti pernah berkomunikasi dengan agensi keamanan sejumlah negara lain, termasuk Tiongkok.

Baca juga: Siti Aisyah Bebas, Vietnam Minta Doan Thi Huong Juga Dibebaskan

Kim Jong-nam tewas dibunuh di Malaysia pada 2017. AS dan Korea Selatan menyebut otoritas Korut telah memerintahkan pembunuhan tersebut. Pyongyang membantah telah membunuh Kim Jong-nam.

Dua perempuan yang didakwa atas pembunuhan Kim Jong-nam di bandara Kuala Lumpur telah dibebaskan. Siti Aisyah telah dibebaskan pada Maret lalu dan Doan Thi Huong asal Vietnam dua bulan setelahnya.

Sumber di laporan WSJ mengatakan Kim Jong-nam pergi ke Malaysia pada Februari 2017 untuk bertemu perwakilan CIA meski belum dapat dipastikan apakah itu satu-satunya tujuan dia.

Presiden AS Donald Trump dan Kim Jong-un telah dua kali bertemu, yakni di Singapura pada Juni 2018 dan Vietnam Februari lalu. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More