Senin 10 Juni 2019, 17:30 WIB

Pelaku Bom Bunuh Diri di Sukoharjo Berafiliasi ke IS

M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Pelaku Bom Bunuh Diri di Sukoharjo Berafiliasi ke IS

ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Tim Inafis Polres Sukoharjo melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di Pospam Tugu Kartasura, Sukoharjo

 

PELAKU bom Pos Pantau Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah rupanya Membaitkan diri kepada jaringan teroris internasional IS. Diketahui, mereka langsung membaitkan dirinya ke Abu Bakar Al-Baghdadi, pemimpin IS.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Asep Kombes Adi Saputra mengatakan berdasarkan pengembangan dari pemeriksaan yang ada, para pelaku merupakan simpatisan dari IS dan berbaiat langsung kepada Abu Bakar Al-Baghdadi.

Setelah pengembangan pelaku berjumlah tiga orang yang pertama RA, lalu dua pelaku yang bari ditangkap diantaranya pelaku berinisial S dan Umar alias AA.

"Mereka berbaiat ini tidak secara langsung, melalui media sosial jadi dengan metode atau dengan sarana itu mereka menganggap itu sudah bagian dari berbaiat," kata Asep di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/6).

Baca juga: Pelaku Pengeboman Kartasura Berbaiat Melalui Medsos

Lain hal, bagaimana proses mereka secara bersama-sama lalu merencanakan juga masih dalam sebuah pedalaman lebih lanjut terhadap tersangka, mengingat tersangka baru saja ditangkap pada Minggu (9/6).

"Metode pemapar dalam hal teroris ada dua hal. Pertama, langsung dengan cara berbaiat dalam mempelajari dari para amirnya atau pemimpinnya dengan juga dikuatkan dengan buku-buku baik panduan masalah jihad, dasar-dasar hukum jihad dan seterusnya itu secara langsung," ujar Asep.

"Yang kedua, membaiatkan diri dengan mempelajari berbagai hal melalui media sosial. Sebagai contoh, RA sudah mengatakan bahwa dia mempelajari rangkaian bom dengan bahan-bahan yang dibutuhkan melalui Youtube, melalui media sosial," imbuhnya dan mengatakan hingga saat ini Densus 88 sedang melakukan pendalaman. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More